Rutan Bener Meriah jalin Silaturahmi koordinasi Terkait Tusi Pengamanan Dengan Polres Bener Meriah

Bener Meriah Mnj.com

Pada hari Selasa, 22 September 2026, Kepala Rutan Kelas IIB Bener Meriah, Bapak Ari Samanto, A.Md.IP., S.H., M.Si., melaksanakan kunjungan dalam rangka koordinasi, perkenalan, dan silaturahmi dengan Kapolres Bener Meriah yang baru, AKBP Ricky Nugraha, S.I.K., M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, Karutan menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kapolres Bener Meriah sekaligus memperkenalkan diri serta membahas pelaksanaan tugas dan fungsi pengamanan di Rutan Kelas IIB Bener Meriah. Koordinasi ini dilakukan sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara Rutan dengan Polres Bener Meriah dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Baca juga artikel beritanya  Kecelakaan Lalu Lintas di Wih Pesam, Bener Meriah: Pengendara Vixion Hendak Berbelok, Tabrakan Tak Terelakkan

Karutan juga menyampaikan permohonan dukungan dan bantuan personel dari Polres Bener Meriah apabila sewaktu-waktu Rutan menghadapi kondisi darurat, baik bencana alam maupun nonalam, yang membutuhkan tambahan kekuatan personel untuk membantu pengamanan, evakuasi, maupun penanganan situasi agar tetap aman dan kondusif.

Baca juga artikel beritanya  Prajurit TNI Bersama Persit Meriahkan HUT KOPRI Ke-52 dan PGRI Ke-78

Selain aspek pengamanan, pembahasan juga mencakup upaya peningkatan pembinaan dan kesadaran hukum bagi warga binaan. Karutan berharap adanya dukungan personel Polres Bener Meriah untuk memberikan edukasi dan pemahaman hukum kepada warga binaan, khususnya mengenai pentingnya menaati hukum, tidak mengulangi kesalahan, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik.

Baca juga artikel beritanya  Danramil 02/WPS Dampingi Pj.Bupati BM : Zero Stunting (SENSITIF DAN SPESIFIK)

Melalui koordinasi dan silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara Rutan Kelas IIB Bener Meriah dan Polres Bener Meriah semakin kuat, baik dalam mendukung pengamanan dan penanganan kondisi darurat maupun dalam pelaksanaan pembinaan warga binaan sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *