KIP Bener Meriah “Goesto Pesantren”, Sosialisasikan Pemilih Berkelanjutan kepada Pemilih Pemula

BENER MERIAH MNJ.COM

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bener Meriah melaksanakan kegiatan “KIP Bener Meriah Goesto Pesantren” dalam rangka sosialisasi pemilih berkelanjutan, khususnya menyasar segmen pemilih pemula, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Pesantren Blang Rakal, Kabupaten Bener Meriah, dan diikuti oleh para santri sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi dan kepemiluan.

Baca juga artikel beritanya  Kodim 0119/BM Gelar Apel Kesiapsiagaan Jelang Pemilu 2024

Dalam kegiatan tersebut, hadir langsung Ketua KIP Kabupaten Bener Meriah, Ucok Haerullah, bersama jajaran KIP Kabupaten Bener Meriah.

Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah KIP Bener Meriah dalam memberikan edukasi kepemiluan kepada pemilih pemula.

Para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memiliki kesadaran sebagai warga negara serta menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca juga artikel beritanya  Babinsa Koramil 01/Bandar Tinjau Perkembangan Tanaman Padi

Pemilih pemula dinilai menjadi bagian penting dalam keberlanjutan demokrasi. Karena itu, pemahaman sejak dini mengenai kepemiluan diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk menjadi pemilih yang cerdas, aktif, dan bertanggung jawab.

Melalui program KIP Bener Meriah Goesto Pesantren, KIP Bener Meriah juga berupaya mendekatkan pendidikan kepemiluan kepada lingkungan pendidikan, termasuk pesantren yang menjadi tempat pembinaan dan pendidikan generasi muda.

Baca juga artikel beritanya  Dandim 0119/BM Didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXV Hadiri Peringatan HUT Ke 21 Kabupaten Bener Meriah

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif, dengan peserta berkesempatan mendapatkan penjelasan serta menyampaikan pertanyaan terkait kepemiluan dan peran pemilih pemula.

KIP Kabupaten Bener Meriah berharap sosialisasi pemilih berkelanjutan tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para santri yang telah memenuhi atau akan memenuhi syarat sebagai pemilih, sehingga nantinya dapat menggunakan hak pilihnya secara baik dan bertanggung jawab

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *