Blog  

Kapolres Subulussalam Beri Keterangan Resmi.Penemuan Mayat di Perairan Sungai Lae Kombih,


Subulussalsm aceh, MNN, penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di perairan sungai Lae Kombih, Kampong Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota setempat, Jumat, (25/09/26).

Dalam keterangan resmi Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf kepada awak media menyampaikan bahwa, kronologi penemuan jenazah tersebut berawal sekira pukul 14.30 WIB.

Sebelumnya, pihak kepolisian mendapat aduan langsung dari Kepala Kampong Sikelang yang awalnya menerima informasi dari masyarakat setempat, yang sedang melakukan aktivitas menangkap ikan dengan cara menjala/menjaring ikan di sekitar aliran Sungai Lae Kombih.

Dijelaskan Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, Masyarakat yang pertama kali menemukan sesosok mayat yang mengapung di Lae Kombih itu langsung menghubungi Kepala Kampong Sikelang Ismail Anak Ampun.

Baca juga artikel beritanya  Isu Dugaan  Siapakah Aktor Dibalik Program titipan Wifi ,

Kemudian, Kepala Kampong Sikelang dengan sigap melaporkan kejadian tersebut ke pihak Sat Reskrim Polres Subulussalam.

Tak menunggu waktu lama, pihak Kepolisian Resor Subulussalam langsung turun kelokasi yang dilaporkan dan melakukan evakuasi.

“Petugas Kepolisan mendapat informasi adanya penemuan sesosok mayat di Lae Kombih melalui Kepala Kampong Sikelang, sekira pukul 16.00 WIB,” sampai Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf.

Kemudian lanjut Kapolres Subulussalam, personil Satreskrim Polres Subulussalam bersama masyarakat melaksanakan proses evakuasi terhadap jenazah.

Dengan kondisi medan dan akses menuju lokasi yang sangat ekstrem serta berisiko apabila dilakukan dengan cara diangkat atau dipikul. Maka, petugas memutuskan proses evakuasi dilakukan dengan cara menghanyutkan mayat secara perlahan mengikuti aliran sungai Lae Kombih.

Baca juga artikel beritanya  LIRA minta Kajari buka status penanganan Kasus bibit Tebu Anawua

“Selama proses evakuasi tersebut, personel Kepolisian bersama masyarakat melakukan pendampingan dan pengamanan guna memastikan proses evakuasi berjalan dengan lancar dan aman,” tambah Kapolres Subulussalam.

Alhasil, proses evakuasipun berhasil dilakukan. Selanjutnya, sekira pukul 17:20 Wib, Korban dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merah Sakti Kota Subulussalam menggunakan mobil ambulans untuk dilakukan visum dan proses identifikasi lebih lanjut.

Adapun Hasil visum dan identifikasi oleh ahli pemeriksaan terhadap jenazah yang dilakukan oleh Dr. Cici, di Ruang Jenazah Rumah Sakit Kota Subulussalam, identitas/ciri fisik jenazah, jenis kelamin Laki-laki dengan tinggi badan ± 144 cm.

Baca juga artikel beritanya  Banjir Sumpurkudus Diduga Akibat Pembalakan Liar

Dengan Kondisi fisik kulit/tubuh jenazah mengalami pengelupasan dan pembengkakan, wajah mengalami perubahan sehingga tidak dapat dikenali secara visual.

Saat ini, jenazah masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Kota Subulussalam selama 2 × 24 jam untuk menunggu adanya masyarakat atau pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dan dapat mengenali jenazah tersebut.

“Apabila dalam waktu yang telah ditentukan tidak ada pihak keluarga yang datang atau identitas jenazah belum berhasil diketahui, maka selanjutnya akan dilakukan proses pemakaman sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Kapolres Subulussalam.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *