BENER MERIAH, Rabu 4 November 2026 – MediaNasionalJurnalis.com
Pengumpulan zakat Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Oktober 2026, perolehan zakat tercatat mencapai Rp2.260.894.000, meningkat dibandingkan periode Oktober 2025 yang berjumlah Rp1.829.539.000.
Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar Rp431.355.000 atau sekitar 23,58 persen dalam kurun waktu satu tahun. Peningkatan tersebut dinilai menjadi salah satu indikator semakin menguatnya kepercayaan masyarakat terhadap Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah.
Hal tersebut disampaikan H. Winnur Wajda, S.E., M.M., selaku Komisioner Bidang Pengumpulan Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah, kepada media ini, Rabu (4/11/2026).
Menurut Winnur, capaian tersebut bukan semata-mata hasil kerja Baitul Mal, melainkan juga berkat dukungan dan kepercayaan para muzaki, donatur, Imem Kampung, Reje Kampung, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta seluruh elemen masyarakat yang telah menunaikan zakat dan mempercayakan amanahnya kepada Baitul Mal.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzaki dan pihak yang telah mempercayakan zakatnya kepada Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah. Kepercayaan ini kami terima dengan penuh rasa syukur sekaligus tanggung jawab,” ungkap Winnur.
Ia menjelaskan, peningkatan pengumpulan zakat tersebut tidak terlepas dari upaya pembenahan pelayanan yang semakin mengedepankan kehadiran, kepedulian, kecepatan, dan kedekatan dengan masyarakat.
Baitul Mal, katanya, tidak hanya menunggu masyarakat datang untuk menunaikan zakat atau menyampaikan kebutuhan, tetapi juga berupaya hadir langsung di tengah masyarakat.
Sejumlah langkah pelayanan yang dilakukan antara lain pendampingan warga yang sakit, respons cepat terhadap bencana alam, percepatan pembayaran kompensasi zakat bagi UPZ, peningkatan pelayanan mustahik secara humanis, hingga sosialisasi dan kunjungan langsung atau door to door kepada masyarakat, pedagang, pengusaha, serta calon muzaki.
Selain itu, Baitul Mal juga terus memperkuat sinergi dengan aparatur kampung dan berbagai unsur masyarakat guna meningkatkan kesadaran serta partisipasi dalam menunaikan zakat.
Terus Berbenah dan Menjaga Amanah
Winnur menegaskan, peningkatan perolehan zakat sebesar 23,58 persen bukan alasan bagi Baitul Mal untuk berpuas diri.
Sebaliknya, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat transparansi, dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Jika sebelumnya masih ada pengalaman pelayanan yang kurang berkesan, kami berkomitmen untuk terus berbenah. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan perubahan dan mendapatkan pelayanan yang lebih baik,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak semata-mata diukur dari besarnya angka pengumpulan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, muzaki berhak mendapatkan kemudahan dan kepastian dalam menunaikan kewajibannya. Sementara mustahik berhak memperoleh pelayanan yang layak, manusiawi, dan bermartabat.
Baitul Mal Adalah Rumah Mustahik
Dalam kesempatan tersebut, Winnur juga menyampaikan doa dan apresiasi kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan kewajibannya.
Ia berharap zakat yang diberikan menjadi amal ibadah, mendatangkan keberkahan, serta menjadi penyuci bagi harta dan diri para muzaki.
Sementara kepada masyarakat penerima zakat atau mustahik, ia menegaskan bahwa Baitul Mal merupakan rumah bersama yang siap memberikan pelayanan dengan penuh penghormatan.
Kepada saudara-saudara kami para mustahik, Baitul Mal adalah rumah Anda. Datanglah dengan tenang, sampaikan kebutuhan Anda, dan kami akan melayani dengan penuh hormat. Zakat yang disalurkan merupakan hak Anda, titipan Allah SWT melalui para muzaki yang peduli,” tuturnya.
Ia juga berharap bantuan zakat yang disalurkan dapat memberikan kelapangan dan kekuatan bagi keluarga penerima, sekaligus mendorong mereka agar suatu saat mampu meningkatkan kesejahteraan dan berubah dari penerima zakat menjadi pemberi zakat.
Menutup keterangannya, Winnur mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah yang semakin dekat dengan masyarakat, profesional dalam pelayanan, amanah dalam pengelolaan, serta nyata dalam memberdayakan umat.
Ketika masyarakat percaya, zakat akan semakin kuat. Ketika pelayanan semakin baik, manfaatnya semakin luas. Dan ketika amanah dijaga, insyaallah keberkahan akan menyertai,” pungkas H. Winnur Wajda.
Capaian kenaikan zakat sebesar 23,58 persen ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan peran zakat dalam membantu masyarakat dan mendorong kesejahteraan umat di Kabupaten Bener Meriah.
Catatan redaksi: Naskah ini disusun berdasarkan keterangan tertulis H. Winnur Wajda, S.E., M.M., Komisioner Bidang Pengumpulan Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah, yang disampaikan kepada media ini.













