Breaking News
Dandim 0119/BM Dampingi Satgas Pusat PRR Laksanakan Monitoring Dan Evaluasi Percepatan Rehabilitasi ‎LAHIR DARI KESERHANAAN: KISAH INSPIRATIF PUTRA TAPANULI MENGGURATKAN PRESTASI DI LANAL LHOKSEUMAWE ‎ ‎PARGOMGOM SAMUDORA ‎ ‎Belawan – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, Latar belakang keluarga yang sederhana bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita dan mengukir pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. Kolonel Laut (P) Akhbar Faisal Harahap, S.E., M.Tr.Opsla., M.M., CTMP., putra Tapanuli, membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, ketekunan, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan seseorang menapaki perjalanan karier hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lhokseumawe. Jumat (09/10/2026) ‎ ‎Perjalanan pengabdiannya menjadi gambaran bahwa keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh latar belakang keluarga, melainkan juga oleh kemauan untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab. Berbekal nilai-nilai tersebut, ia meniti perjalanan di lingkungan TNI Angkatan Laut dengan menghadapi berbagai tantangan dan dinamika penugasan yang membentuk karakter, kepemimpinan, serta profesionalismenya sebagai seorang perwira. ‎ ‎Kini, amanah sebagai Komandan Lanal Lhokseumawe menjadi tanggung jawab besar dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut, khususnya menjaga keamanan wilayah perairan, mendukung penegakan hukum di laut sesuai kewenangan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat maritim. Kepemimpinan yang profesional, tegas, dan humanis diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan satuan sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat. ‎ ‎Kisah Kolonel Laut (P) Akhbar Faisal Harahap menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya putra-putri Tapanuli dan Sumatera Utara, bahwa latar belakang sederhana bukanlah batas untuk menggapai cita-cita. Dari Tapanuli, ia menapaki jalan pengabdian hingga dipercaya memimpin Lanal Lhokseumawe. Putra Tapanuli, menembus ombak, mengabdi untuk samudra Nusantara—sebuah perjalanan yang menegaskan bahwa keberhasilan sejati bukan hanya tentang jabatan yang diraih, tetapi juga tentang tanggung jawab dan pengabdian bagi bangsa dan negara. (Dispen Kodaeral I) PELINDO Multi Terminal Belawan Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026 Ketua DPD SWI Bener Meriah Desak Bupati Segera Copot Reje Ujung Gele: Uang Negara Dikembalikan, Jabatan Harus Dievaluasi Ketua DPD SWI Bener Meriah Apresiasi Kinerja Kepala Sekolah SD Negeri 1 Pante Raya, Siswa Kesulitan Membaca Berhasil Dibimbing
Sumut  

*Pj Gubernur Sumut Sampaikan Duka yang Mendalam,Saat Melayat Mendiang Irwan Ginting*

 

DELISERDANG.Nasionaljurnalis.Com.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya wartawan senior Irwan Ginting. Dia berharap, keluarga ikhlas melepas mendiang, yang selama ini bertugas di lingkup Pemprov Sumut.

Irwan Ginting meninggal dunia, Jumat (29/3) malam, karena kecelakaan lalulintas. Mewakili Pemprov Sumut, Hassanudin sampaikan duka mendalam atas meninggalnya Wakil Ketua Forum Wartawan Pemprov Sumut tersebut.

Baca juga artikel beritanya  Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Anak Berhasil Di Ringkus Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan.

“Mewakili Pemprov Sumut dan secara pribadi saya menyampaikan duka yang mendalam, saya harap keluarga, teman, saudara yang ditinggalkan ikhlas melepasnya,” kata Hassanudin di Jamburta Ras, Delitua, Sabtu (30/3).

Irwan Ginting meninggalkan seorang istri dan 4 orang anak, 3 laki-laki dan seorang perempuan. Keempat anaknya tersebut saat ini masih berstatus pelajar.

“Tetap sabar, karena ini kehendak Tuhan, tugas ayah kalian sudah selesai di dunia, sekarang dia menghadap penciptanya, kita harus ikhlaskan agar dia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan,” kata Hassanudin, sambil memeluk anak bungsu Irwan Ginting.

Baca juga artikel beritanya  PETI makin marak, besok FPMB Madina 'Geruduk" Mapolres Madina

Kepada seluruh wartawan yang hadir, Hassanudin juga berpesan untuk tetap berhati-hati dalam bertugas. Mengingat profesi wartawan memiliki jam kerja yang tidak seperti profesi lainnya.

Baca juga artikel beritanya  Polisi Diserang Saat Gerebek Pengedar Sabu di Medan, Pelaku Utama Kabur

“Irwan ini orang baik, meninggal saat menjalankan tugas, kita tahu wartawan itu terkadang jam kerjanya tidak seperti profesi lainnya, bisa malam, dini hari, pagi, jadi tetap jaga kesehatan, hati-hati karena tugas wartawan itu sangat mulia,” kata Hassanudin.

Turut hadir mendampingi Hassanudin, Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas. S Sitorus dan Kepala Biro Adpim Moettaqien Hasrimi.

( Julhadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *