Breaking News
FSLDKD ke-15 Sukses di Selenggarakan, FSLDK Aceh Siap Menjadi Wadah Pergerakan Mahasiswa Dakwah ‎LAHIR DARI KESERHANAAN: KISAH INSPIRATIF PUTRA TAPANULI MENGGURATKAN PRESTASI DI LANAL LHOKSEUMAWE Kodim 0119/Bener Meriah Gelar Litpers Jabatan Dan Pemegang Senjata Genggam Dandim 0119/BM Dampingi Satgas Pusat PRR Laksanakan Monitoring Dan Evaluasi Percepatan Rehabilitasi ‎LAHIR DARI KESERHANAAN: KISAH INSPIRATIF PUTRA TAPANULI MENGGURATKAN PRESTASI DI LANAL LHOKSEUMAWE ‎ ‎PARGOMGOM SAMUDORA ‎ ‎Belawan – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, Latar belakang keluarga yang sederhana bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita dan mengukir pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. Kolonel Laut (P) Akhbar Faisal Harahap, S.E., M.Tr.Opsla., M.M., CTMP., putra Tapanuli, membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, ketekunan, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan seseorang menapaki perjalanan karier hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lhokseumawe. Jumat (09/10/2026) ‎ ‎Perjalanan pengabdiannya menjadi gambaran bahwa keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh latar belakang keluarga, melainkan juga oleh kemauan untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab. Berbekal nilai-nilai tersebut, ia meniti perjalanan di lingkungan TNI Angkatan Laut dengan menghadapi berbagai tantangan dan dinamika penugasan yang membentuk karakter, kepemimpinan, serta profesionalismenya sebagai seorang perwira. ‎ ‎Kini, amanah sebagai Komandan Lanal Lhokseumawe menjadi tanggung jawab besar dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut, khususnya menjaga keamanan wilayah perairan, mendukung penegakan hukum di laut sesuai kewenangan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat maritim. Kepemimpinan yang profesional, tegas, dan humanis diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan satuan sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat. ‎ ‎Kisah Kolonel Laut (P) Akhbar Faisal Harahap menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya putra-putri Tapanuli dan Sumatera Utara, bahwa latar belakang sederhana bukanlah batas untuk menggapai cita-cita. Dari Tapanuli, ia menapaki jalan pengabdian hingga dipercaya memimpin Lanal Lhokseumawe. Putra Tapanuli, menembus ombak, mengabdi untuk samudra Nusantara—sebuah perjalanan yang menegaskan bahwa keberhasilan sejati bukan hanya tentang jabatan yang diraih, tetapi juga tentang tanggung jawab dan pengabdian bagi bangsa dan negara. (Dispen Kodaeral I)

Kasus Meninggalnya Santriwati di Bener Meriah, Polisi Mendalami Kasus Ini adalah

Redelong  Nasionaljurnalis.com

Polres Bener Meriah akan mendalami kasus meninggalnya seorang santriwati yang diduga mengakhiri hidupnya di Pondok Pesantren Madinatul Thulabah Al-Aziziyah Kampung Bener Kelipah Selatan, Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu, 26 April 2025, pukul 15.50 WIB.

“Benar telah terjadi kasus santriwati yang diduga mengakhiri hidupnya di salah satu pondok pesantren di Bener Meriah.

Kami telah melakukan beberapa langkah setelah mendapatkan informasi dari Bedel Reje Antara.

Baca juga artikel beritanya  Dukung Program Presiden Prabowo, Rutan Kelas IIB Bener Meriah Gelar Medical Check Up bagi Warga Binaan dan Seluruh Pegawai

Tentunya ini akan kami dalami,” kata Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, pada Nasionaljurnalis.com dalam keterangannya, Sabtu malam, 26 April 2025.

Aris mengatakan, begitu mendapat informasi dari Bedel Reje setempat, dirinya langsung memerintahkan Kapolsek Iptu Dede Moerdhani bersama tim identifikasi untuk turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Saat tim tiba di TKP, korban telah diturunkan dari tempat gantungan dan dibaringkan di atas tempat tidur serta ditutupi dengan selimut. Korban juga dikelilingi oleh santriwati lainnya beserta pihak keluarga.

Baca juga artikel beritanya  Sinergitas TNI-POLRI: Pantau BLT Dana Desa

Kemudian jenazah korban dibawa menggunakan mobil Ambulance oleh petugas medis UPTD Puskesmas Bener Kelipah ke RSUD Muyang Kute Bener Meriah untuk dilakukan Visum Et Repertum.

Santriwati yang berusia 15 tahun tersebut diketahui telah mondok di Pesantren Madinatul Thulabah Al-Aziziyah selama dua tahun.

Baca juga artikel beritanya  Dukung UMKM Babinsa Bantu Mengembangkan Usahanya Warga

Menurut keterangan saksi, yang juga rekan satu bilik dengan korban, sebelum melakukan aksinya korban sempat mengeluhkan sakit kepala kepadanya.

AKBP Aris mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan dan penyelidikan kasus tersebut kepada pihak berwenang.

“Mohon waktu untuk tim kami bekerja. Perkembangan kasus ini akan kami sampaikan kepada publik secara transparan,” demikian, tutup Aris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *