Bersama Kementerian Agama Kabupaten Langkat Rutan Tanjung Pura Laksanakan Pembinaan Rohani Warga Binaan di Gereja Oikumene

RUTAN KELAS II B TANJUNG PURA

Tanjung Pura.MNJ.NEWS.COM.

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan ibadah bersama warga binaan beragama Kristen di Gereja Oikumene yang berada di lingkungan rutan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian yang diselenggarakan secara rutin bagi warga binaan. Ibadah dipimpin oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Langkat yang bekerja sama dengan pihak rutan dalam memberikan layanan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Kamis (15/10)

Baca juga artikel beritanya  Pantau Harga hingga Lebaran, Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Sejumlah Pasar di Medan

Dalam pelaksanaannya, ibadah berlangsung dengan khidmat dan tertib. Rangkaian kegiatan umumnya meliputi pembukaan, pujian dan penyembahan, pembacaan firman Tuhan, khotbah, doa bersama, serta penutup. Melalui khotbah dan bimbingan rohani yang disampaikan, warga binaan diajak untuk memperdalam iman, merenungkan kehidupan, dan memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik. Kehadiran pembimbing dari Kementerian Agama juga memberikan dukungan moral dan semangat bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.

Baca juga artikel beritanya  5 Hari Tanpa Henti, Polda Sumut Ringkus 342 Pelaku Narkoba dan Gempur 57 Sarang Peredaran

Demi menjamin keamanan dan ketertiban, seluruh rangkaian ibadah tetap dikawal oleh regu pengamanan rutan. Petugas bertugas mengatur perpindahan warga binaan dari blok hunian menuju gereja, mengawasi jalannya kegiatan, serta memastikan ibadah berjalan lancar tanpa gangguan. Pengawalan ini tidak mengurangi kekhidmatan ibadah, tetapi justru menjadi bentuk dukungan agar warga binaan dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

Melalui ibadah rutin ini, diharapkan warga binaan memperoleh kekuatan rohani, ketenangan batin, serta kesadaran untuk mengubah perilaku ke arah yang lebih positif. Pembinaan kerohanian merupakan salah satu unsur penting dalam proses pembinaan kepribadian agar warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang beriman, bertanggung jawab, dan berakhlak baik. Sinergi antara pihak rutan, Kementerian Agama Kabupaten Langkat, dan regu pengamanan diharapkan terus terjalin demi terwujudnya pembinaan yang berkesinambungan.

Baca juga artikel beritanya  Polres langkat Intensifkan Patroli KRYD Antisipasi C3, Premanisme dan Gangguan Kamtibmas

( Redaksi JUlHADI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *