Bupati Pidie Jaya Serahkan 14 Unit Mesin Kapal di Bawah 5 GT kepada Nelayan Korban Bencana Hidrometeorologi

PIDIE JAYA MNJ.COM

Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME., menyerahkan bantuan sebanyak 14 unit mesin kapal kecil kepada nelayan yang mengalami kerusakan berat pada mesin kapal akibat bencana banjir hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Pidie Jaya. Di kantor DKP Pidie Jaya Sabtu 31 Oktober 2026.

Bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan ini merupakan bentuk perhatian terhadap masyarakat nelayan yang terdampak bencana, khususnya mereka yang mengalami kerusakan berat pada sarana penunjang aktivitas melaut.

Baca juga artikel beritanya  Semangat Profesionalisme! Kapolres Pidie Jaya Pimpin Upacara HKN dan Beri Reward untuk Personel Terbaik

Bupati Pidie Jaya menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat membantu nelayan memulihkan kembali aktivitas ekonomi dan mata pencaharian mereka pascabencana.
Menurutnya, keberadaan mesin kapal merupakan kebutuhan utama bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan. Oleh karena itu, dukungan sarana perikanan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana.

Baca juga artikel beritanya  Kapolres Pidie Jaya Hadiri Panen Jagung Perdana Program I'M Jagung Kodim 0102 Pidie Tahun 2023

Bupati juga berharap agar 14 unit mesin kapal yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi para penerima.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus berupaya mendorong percepatan pemulihan pascabencana, tidak hanya melalui perbaikan infrastruktur, tetapi juga dengan membantu memulihkan mata pencaharian masyarakat, termasuk sektor perikanan dan kelautan.

Baca juga artikel beritanya  Tepat Sasaran! Tim Resmob Polres Pidie Jaya Bekuk Pelaku Curanmor dalam Operasi Sikat Seulawah 2025

sementara Kadis DKP pidie Jaya Fajri S, Pi. Melalui bantuan ini, diharapkan para nelayan dapat kembali melaut, meningkatkan produktivitas, serta secara bertahap memulihkan kondisi ekonomi keluarga pascabencana.

(Prokopim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *