Media Nssional Jurnalis.com ,–Bener Meriah —
Paguyuban Seni Jaranan Nusantara (PSJN) tampil memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapangan Desa Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Senin (17/8/2026).
Pertunjukan kesenian tradisional tersebut mendapat perhatian masyarakat yang hadir. Tampak Kepala Desa Pante Raya, Fajaruddin, bersama Kepala SMP Negeri 2 Pante Raya, Abdullah, M.Pd., turut menyaksikan berlangsungnya pertunjukan

Kesenian PSJN merupakan perpaduan budaya Jawa dan Aceh,Gayo. Sebelum pertunjukan jaran kepang dimulai, para pemain terlebih dahulu menampilkan tarian Gayo sebagai bentuk perpaduan budaya Nusantara yang telah berkembang di Kabupaten Bener Meriah.
PSJN berada di bawah pimpinan Imam Arafi dan sesepuh Imam Sukowo, serta dipelopori oleh Robani dan Said, Ketua PETA.
Imam Arafi juga ikut memainkan alat musik gendang untuk mengiringi jalannya pertunjukan.
Sekretariat PSJN berada di Desa Bale Atu, Rumah Pintu Ruang, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Pemain Saron Cilik Turut Tampil Jaran Kepang
Salah satu yang menarik perhatian dalam pertunjukan tersebut adalah kehadiran Imam Alhafiz, pemain saron cilik yang lahir pada 17 Agustus 2015, bertepatan dengan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia.
Tidak hanya piawai memainkan alat musik saron, Imam Alhafiz yang masih berusia 11 tahun tersebut juga ikut memainkan jaran kepang dalam pertunjukan PSJN.
Kehadiran anak seusianya dalam pertunjukan seni tradisional menjadi perhatian tersendiri. Hal tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kecintaan terhadap seni dan budaya Nusantara mulai tumbuh sejak usia dini.
Ketua SWI Kabupaten Bener Meriah memberikan apresiasi kepada Imam Alhafiz yang terus bersemangat mengikuti pertunjukan jaran kepang.
Menurutnya, pemerintah daerah diharapkan memberikan perhatian dan apresiasi kepada anak-anak yang memiliki bakat serta kepedulian dalam melestarikan seni budaya.
“Pemerintah Kabupaten Bener Meriah hendaknya dapat memberikan apresiasi atau kado khusus bagi generasi muda yang aktif melestarikan seni budaya, seperti pemain saron cilik ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Imam Alhafiz yang tepat berusia 11 tahun pada 17 Agustus 2026.
“Selamat ulang tahun, Nak.
Semoga panjang umur, dimudahkan rezeki dan segala urusannya, terus sehat, serta menjadi generasi penerus yang mencintai dan melestarikan seni budaya Nusantara.”
Kesenian jaran kepang yang ditampilkan PSJN menjadi bagian dari semangat HUT Kemerdekaan RI ke-81, sekaligus memperlihatkan bahwa keberagaman budaya Jawa dan Aceh- Gayo dapat hidup berdampingan dan menjadi kekayaan budaya masyarakat Bener Meriah.
Mnj.com / Jauhari M Yunus CFLE













