Deli Serdang.MNJ.NEWS.COM.
Rangkaian kegiatan Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day (WRD) 2026 di Sumatera Utara memasuki puncaknya pada Minggu, 27 September 2026, yang dipusatkan di Lapangan Astaka Pancing, Medan.
Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah penyerahan penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sekaligus penganugerahan hadiah kepada para peserta dan pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar dalam rangkaian Bulan Bakti Peternakan 2026.
Berdasarkan jadwal kegiatan, agenda penyerahan MURI dan hadiah tersebut berlangsung pada pukul 08.00–10.00 WIB dan dijadwalkan diserahkan oleh Gubernur Sumatera Utara.
Rangkaian acara puncak diawali dengan Funwalk with Pet pada pukul 06.00–07.30 WIB, dilanjutkan makan telur gratis untuk 5.000 butir pada pukul 07.30–08.00 WIB.
Setelah penyerahan MURI dan hadiah, kegiatan dilanjutkan dengan pameran produk peternakan, pasar produk peternakan dan UMKM yang berlangsung hingga sore hari.
Selain itu, masyarakat juga dapat menyaksikan Kontes Burung Kicau memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
Seluruh rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan WRD 2026 kemudian ditutup secara resmi pada pukul 16.00–17.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi peternakan Sumatera Utara sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam sektor peternakan, kesehatan hewan, UMKM dan berbagai aktivitas edukatif yang berkaitan dengan dunia hewan.
Sebelumnya, pada Sabtu, 26 September 2026, rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi pemecahan rekor dan live Zoom vaksinasi rabies massal 15.000 ekor yang terhubung dengan kabupaten/kota se-Sumatera Utara, kontes ternak sapi, domba dan kambing, kontes hewan kesayangan, pelayanan pengobatan hewan gratis, serta kastrasi gratis 100 ekor kucing domestik.
Dengan puncak acara di Lapangan Astaka Pancing, Minggu 27 September 2026, Bulan Bakti Peternakan 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat kepedulian masyarakat terhadap peternakan, kesehatan hewan, serta pengembangan ekonomi masyarakat melalui produk peternakan dan UMKM.
( Redaksi JUlHADI )













