Sambut Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026, Adhifatra Agussalim Ajak Generasi Muda dan UMKM

Banda Aceh  Mnj.com

Dalam momentum peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026, Ketua DPW Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (GAMIES) Provinsi Aceh, Adhifatra Agussalim, mengajak generasi muda dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aceh untuk terus berinovasi, meningkatkan kreativitas, serta memanfaatkan teknologi digital guna memperkuat daya saing ekonomi daerah.

Menurut Adhifatra, ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Aceh. Berbekal kekayaan budaya, tradisi, kuliner, kerajinan, serta kreativitas generasi muda, Aceh memiliki peluang untuk menghasilkan produk dan karya bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Ekonomi kreatif bukan sekadar tentang menghasilkan karya, tetapi bagaimana kreativitas dapat menciptakan peluang usaha, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong kesejahteraan rakyat,” ujar Adhifatra dalam pesannya menyambut Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026, Sabtu (24/10/2026).

Baca juga artikel beritanya  Polda Aceh Gelar Apel Pasukan Operasi Po Meurah Seulawah 2024 untuk Amankan PON Aceh-Sumut.

Adhifatra menilai perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) membuka peluang yang semakin luas bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.

Pemanfaatan media sosial, perdagangan elektronik, pemasaran digital, dan teknologi AI dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pemasaran, serta mengembangkan strategi bisnis yang lebih efektif.

Namun, menurutnya, transformasi digital harus diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kualitas produk, kemasan yang menarik, pengelolaan keuangan yang baik, serta konsistensi dalam menjaga kepercayaan konsumen.

“UMKM Aceh tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman. Kita harus berani beradaptasi, belajar teknologi, memperkuat merek lokal, dan menjadikan produk daerah sebagai kebanggaan yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Baca juga artikel beritanya  Kapolda Aceh Serahkan Jaminan Kecelakaan Kerja kepada Keluarga Alm. Bripka Kurniadi

Sebagai Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh, Adhifatra juga mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang bertumpu pada potensi lokal dan nilai-nilai ekonomi syariah.

Menurutnya, kreativitas, kewirausahaan, integritas, dan prinsip usaha yang adil dapat berjalan beriringan untuk membangun ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas kreatif, lembaga keuangan, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat sangat diperlukan agar pelaku ekonomi kreatif memperoleh akses terhadap pelatihan, pendampingan usaha, pembiayaan, sertifikasi, serta jaringan pemasaran.

GAMIES Aceh, lanjutnya, diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendorong pemberdayaan UMKM, penguatan kewirausahaan generasi muda, serta peningkatan literasi digital dan ekonomi syariah di tengah masyarakat.

Baca juga artikel beritanya  DPRA Dinilai Abai, Aspirasi Reforma Agraria Sejati Belum Didengar

Menutup pesannya, Adhifatra mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026 sebagai momentum untuk membangun semangat berkarya dan memperkuat kemandirian ekonomi.

Ia berharap generasi muda Aceh tidak takut memulai usaha, berani mengembangkan ide, serta mampu mengubah potensi lokal menjadi produk dan layanan yang memiliki nilai ekonomi.

“Jadikan kreativitas sebagai kekuatan, inovasi sebagai jalan kemajuan, dan kolaborasi sebagai kunci keberhasilan. Kita ingin UMKM Aceh semakin maju, generasi muda semakin mandiri, dan ekonomi kreatif benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Adhifatra.

Peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inovatif, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan demi kemajuan Aceh dan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *