MNJ.COM BANDA ACEH, 13 Oktober 2026
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (DPW GAMIES) Provinsi Aceh, Adhifatra Agussalim, mengikuti Training Implementasi Tolok Ukur Kinerja dan Pelaporan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) Republik Indonesia di Banda Aceh pada 12–13 Oktober 2026.
Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas peserta dalam menerapkan tolok ukur kinerja serta menyusun sistem pelaporan yang terukur, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penerapan indikator kinerja yang tepat diharapkan dapat mendukung peningkatan efektivitas pelaksanaan program, efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta kualitas evaluasi terhadap pencapaian target organisasi.
Keikutsertaan Adhifatra Agussalim dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta memperkuat kapasitas kepemimpinan dan tata kelola organisasi. Pemahaman mengenai pengukuran kinerja dan pelaporan dinilai penting bagi organisasi dalam memastikan bahwa setiap program dan kegiatan memiliki sasaran yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta hasil yang dapat dievaluasi secara objektif.
Menurut perspektif tata kelola organisasi modern, tolok ukur kinerja tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk menilai pencapaian target, tetapi juga menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, perbaikan berkelanjutan, transparansi, dan akuntabilitas. Sementara itu, pelaporan yang baik berperan penting dalam menyampaikan perkembangan kegiatan, capaian program, kendala yang dihadapi, serta langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Sebagai Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh, Adhifatra Agussalim diharapkan dapat mengembangkan wawasan dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan untuk mendukung penguatan manajemen organisasi, peningkatan kualitas pelaksanaan program, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan GAMIES Aceh.
Partisipasi dalam pelatihan ini juga sejalan dengan semangat GAMIES untuk mendorong organisasi yang profesional, adaptif, transparan, dan berorientasi pada hasil. Dengan penguatan kapasitas tersebut, pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, serta peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat diharapkan dapat direncanakan dan dievaluasi secara lebih terarah.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Oktober 2026, di Banda Aceh ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi peserta dalam mengimplementasikan prinsip pengukuran kinerja dan pelaporan secara lebih efektif sesuai dengan kebutuhan organisasi masing-masing.













