
Aceh Singkil, MNJ. PT Socfindo Kebun Lae Butar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mukhlisin, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan keagamaan tahunan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi ini dihadiri jajaran pengurus dan manajemen PT Socfindo Kebun Lae Butar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Singkil, anggota DPRK, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.
Dari jajaran PT Socfindo Kebun Lae Butar hadir Pengurus Erik Obaza Barus, Tekniker I Sri Sadono, Asisten Divisi I Gomgom H. Manik, Asisten Divisi II Riyanto, Asisten Divisi III Ringga P. Sinulingga, Tekniker II Yudi Dharma, Nur Hidayatullah, serta Kepala Tata Usaha M. Buchari Pohan.
Sementara dari unsur pemerintahan dan Forkopimda tampak hadir Dandim 0109 Aceh Singkil, Wakapolres Aceh Singkil, personel Polsek Simpang Kanan dan Polsek Gunung Meriah, Camat Simpang Kanan, Camat Gunung Meriah, Kepala Desa Rimo, Kepala Desa Tulaan, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Pengurus PT Socfindo Kebun Lae Butar, Erik Obaza Barus, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan agenda rutin perusahaan yang memiliki makna penting dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, peringatan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk kembali mengingat dan meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW.
Ia berharap nilai kejujuran, kesabaran, kepedulian, amanah, serta akhlak terpuji yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan itu, Erik Obaza Barus juga menyampaikan bahwa PT Socfindo Kebun Lae Butar berencana menggelar kegiatan sosial berupa khitanan massal pada Desember 2026 mendatang.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan, sekaligus menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar wilayah operasionalnya.
Sementara itu, tausiyah Maulid disampaikan Al Ustaz Jaka Simanjuntak. Dalam ceramahnya, ia menguraikan sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, perjalanan dakwah, hingga perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan ajaran Islam.
Ia menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan nabi dan rasul terakhir yang diutus Allah SWT untuk membawa risalah Islam sebagai penyempurna ajaran para nabi sebelumnya.
Konsep tersebut dikenal dalam ajaran Islam sebagai Khatamun Nabiyyin, yakni penutup para nabi.
Ustaz Jaka juga menjelaskan sejumlah mukjizat Nabi Muhammad SAW, di antaranya Al-Qur’an sebagai mukjizat terbesar yang tetap terpelihara sepanjang zaman, peristiwa Isra Mikraj, serta mukjizat pembelahan bulan.
Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama, terutama dalam membangun kehidupan yang dilandasi keimanan, kesabaran, keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama.
Perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan dakwah, lanjutnya, penuh dengan berbagai ujian dan rintangan. Namun, berkat kesabaran serta keteguhan hati, Rasulullah mampu menjalankan amanah menyampaikan risalah Islam.
Ustaz Jaka turut mengajak para hadirin untuk memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW serta mengamalkan sunah-sunahnya sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar seluruh masyarakat senantiasa memperoleh rahmat, perlindungan dan petunjuk Allah SWT.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, PT Socfindo Kebun Lae Butar diharapkan terus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.[]

