Kalaksa BPBD Bener Meriah Turun Langsung Tinjau Rumah Warga yang Dirusak Gajah Liar, Masyarakat Diminta Waspada

MNJ.COM BENER MERIAH, Minggu 8 November 2026

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, turun langsung ke lokasi untuk meninjau rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gajah liar.

Dalam kunjungan tersebut, Ilham Abdi melihat secara langsung kondisi rumah warga yang terdampak serta melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar lokasi kejadian.

Peninjauan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya gajah Sumatera yang memasuki kawasan permukiman warga.

Baca juga artikel beritanya  Kapolres Bener Meriah Memimpin Upacara Taptu dan Pawai Obor Memperingati Kemerdekaan RI ke-79

Selain melakukan peninjauan, BPBD Bener Meriah juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi arahan petugas selama proses penggiringan gajah liar berlangsung.

BPBD juga meminta seluruh Reje Kampung segera menyosialisasikan jadwal penggiringan dan imbauan keselamatan kepada masyarakat melalui pengumuman kampung maupun saluran komunikasi lainnya.

Ilham Abdi menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh menjadikan kegiatan penggiringan gajah sebagai tontonan.

“Jangan jadikan kegiatan penggiringan sebagai tontonan. Kami meminta masyarakat memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja.

Baca juga artikel beritanya  Kapolres Bener Meriah: Jaga Harta Benda dan Tingkatkan Kewaspadaan

Keselamatan jiwa jauh lebih penting daripada aktivitas ekonomi sementara. Kami berharap seluruh masyarakat mematuhi imbauan ini agar tidak terjadi korban,” tegas Ilham Abdi.

Lebih lanjut, BPBD Bener Meriah menegaskan bahwa proses penggiringan dilakukan secara terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan manusia serta perlindungan terhadap satwa liar.

Masyarakat diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak memasuki area penggiringan hingga dinyatakan aman oleh petugas.

Baca juga artikel beritanya  Penuhi Hak Berpendidikan, Rutan Bener Meriah Laksanakan Program Belajar Penyetaraan Ijazah Bagi Warga Binaan 

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami mengimbau seluruh warga agar mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati lokasi penggiringan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Ilham Abdi.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan konflik manusia dengan satwa liar.

Diharapkan melalui langkah terpadu, keselamatan warga dapat terjaga tanpa mengabaikan perlindungan satwa liar yang merupakan bagian dari kekayaan alam Aceh.

MediaNasionalJurnalis.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *