Blog  

Selain Atasi Masalah Sampah, Kadek Suarjana dinilai Sejahterakan Pekerja

nasionaljurnalis.com, Kolaka – Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, berhasil Pecahkan Masalah Sampah Pasar raya Mekongga dalam Waktu 2 Minggu.

Kadek Suarjana,S.Sos Kepada Media mengatakan, selelah dia menjabat Kepala Bidang Persampahan masalah sampah Pasar menjadi Sorotan, selain menumpuk, sampah di sana mengularkan aroma yang mengganggu masyarakat sekitar.
Untuk itu dirinya mengerahkan petugas sampah dibawah naungannya untuk bekerja dalam waktu dua Minggu hingga masalah yang dikeluhkan Masyarakat tuntas, “setelah mendengar keluhan terkait sampah Kompos di pasar raya Mekongga saya mengambil tindakan bersama anggota selama 2 Minggu, dan tuntas”tuturnya,31/10/25.

Baca juga artikel beritanya  Usai Pernyataan Lecehkan Media Lokal, Wabup Aceh Tengah Kirim Utusan, Wartawan Tegas Tuntut Permintaan Maaf Langsung

Kompos di pasar raya Mekongga Kini terlihat Asri, dulu pekerja di situ tidak dapat makan dikarenakan Aroma Sampah yang menyengat, kini 16 pekerja di situ sudah merasa nyaman berada di tempat itu.

Kadek juga menambahkan selama dua bulan terakhir sejak ia menjabat, bukan sampah lagi yang menunggu mobil tapi mobil yang menunggu sampah, masyarakat baik yang yang berada di sekitar Pasar mau pun yang melintas tidak ada lagi keluhan tentang aroma sampah yang menyengat.

Baca juga artikel beritanya  Nagari Padang Sibusuk Baralek Gadang Malewakan Gala Sako Adat Se Kenagarian Padang Sibusuk

Pekerja sampah merasakan perubahan selama dipimpin Kadek Suarjana sebagai Kepala Bidang, selain sudah memegang ATM gaji masing-masing, mereka disejahterakan sering mendapat Bonus (Apresiasi) dengan kinerja mereka pribadi dari Kepala Bidangnya.

Baca juga artikel beritanya  Muhammadiyah Studies dalam Lintas Disiplin

Kadek mengharapkan dapat mencapai target PAD mencapai nilai 400juta, dia juga sudah menertibkan pungutan2 yang diduga masuk kekantong pribadi, seperti retribusi sampah di Wisata Kuliner, gudang-gudang dll. Seolah menutup Kran bagi petugas yang bertanggung jawab untuk melakukan kong kalinkong dalam retribusi Sampah,” target PAD saya usahakan mencapai 400 juta, saya yakin bisa dinaikkan selama Kran ditutup bagi petugas yang nakal”tutup Kadek.

Apriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *