Blog  

DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara pasca diberitakan Vaksin hewan Fiktif

nasionaljurnalis.com, Kolaka – Setelah beberapa kali dimediakan,dan dituding giat Fiktip tentang vaksinasi rabies, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kolaka membantah berita yang beredar, semua tidak sesuai Fakta.

Saat dijumpai diruangannya Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DR.drh.Kasmawati,MM menyampaikan fakta terkait vaksinasi hewan peliharaan itu dilakukan dua kali setiap tahun, dan targetnya jelas disesuaikan dengan populasi di Kabupaten Kolaka, “kegiatan rutin ini kami lakukan setiap tahun sebanyak 2 kali, untuk jumlahnya disesuaikan dengan populasi dan prioritas” tuturnya,1 2/12/25.

Baca juga artikel beritanya  Edaran Pembayaran dan Pembagian Zakat Fitrah kampung Bantar Sari 10 Desa Cangkuang Rancaekek Bandung 1445 Hijriah 2024 M

Kabid juga menunjukkan ratusan photo dokumentasi moment vaksinasi dibeberapa titik, jadi tudingan terkait giat Vaksin Fiktip itu hanya berita Hoax dan tidak bertanggung jawab.

Hewan yang menjadi target Vaksin yakni Anjing dan Kucing, namun rabies sangat aktip pada Anjing maka itu menjadi prioritas Vaksin. Tidak hanya door to door Dinas Perkebunan dan Peternakan juga sudah menyediakan Klinik hewan, bagi Masyarakat Kolaka yang memiliki hewan peliharaan bisa membayar langsung ke Klinik Hewan.

Baca juga artikel beritanya  Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Kasus Kades Demo Ke Istana Bukti Para Menteri Harus Dievaluasi Atau Pecat Saja 

Mengenai sorotan alat pelindung diri (APD) saat melakukan vaksin dan membiarkan penyebaran, DR.drh.Kasmawati menegaskan itu tidak logis, karena yang namanya vaksin tentu itu adalah langkah pencegahan bukan hewan yang sudah terjangkit, terkait SOP tentu Bidangnya lebih mengetahui,”namanya Vaksin berarti pencegahan, menyebarkan penyakit apa? saya rasa itu tidak logis”,tegasnya.

Meski sudah disampaikan akan dilakukan RDP di DPRD Kolaka, Kabid tetap tenang dan siap menjawab setiap pertanyaan namun bila diminta data by name by address tertulis itu sudah melanggar privasi dan ada yang lebih berwenang untuk meminta data itu, “saya sudah disampaikan bahwa akan di RDP tapi saya siap kalau teman-teman LSM meminta data by name by address saya rasa itu bukan wewenang mereka”. Tutup Kabid

Baca juga artikel beritanya  𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗗𝗶𝗹𝗮𝗻𝘁𝗶𝗸 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗘𝗸𝗮 𝗣𝘂𝘁𝗿𝗮, 𝗘𝗹𝗶𝘇𝗮𝗿 𝗝𝗮𝗯𝗮𝘁 𝗣𝗷. 𝗦𝗲𝗸𝗱𝗮 𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵 𝗗𝗮𝘁𝗮𝗿

Red**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *