Nasionaljurnalis.com Aceh Tengah Jum’at 02 Januari 2026
Menanggapi informasi dan pemberitaan mengenai pengalaman ketidakadilan yang dialami oleh penyandang disabilitas selama bencana hidrometeorologi Aceh tahun 2025, yang diungkapan aktivis disabilitas asal Gayo, Syiddam Hasyim Gayo, menjadi perhatian serius Posko Rakyat Aceh Tengah, Ketua Posko Rakyat, Mahlizar Safdi menegaskan Bencana seharusnya menjadi momentum kehadiran negara secara adil dan setara bagi seluruh warga, terutama kelompok rentan, Jumat (1/1/2025).
”Namun jika dalam praktiknya pemerintah belum sigap, belum inklusif, atau belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan penyintas, maka rakyat tidak boleh dibiarkan sendirian”ujar Mahlizar.
Posko Rakyat kata Mahlizar siap memfasilitasi dan mendampingi teman-teman disabilitas yang telah terdata di Aceh Tengah, baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar, pendampingan akses bantuan, maupun penguatan solidaritas komunitas.
”Sejak awal, Posko Rakyat memang berkomitmen untuk memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk: Ibu hamil dan menyusui
Anak-anak, Kelompok disabilitas dan
Lansia”tegas Mahlizar.
Ia menjelaskan saat ini relawan gabungan yang ada di Posko Rakyat sedang berupaya menjangkau ibu tunggal, anak yatim serta warga fakir dan miskin yang kerap luput dari pendataan dan distribusi bantuan.
”Kami percaya bahwa keadilan dalam situasi bencana hanya bisa terwujud jika tidak ada satu pun kelompok yang ditinggalkan. Solidaritas rakyat adalah kekuatan, namun tetap kami mendorong pemerintah untuk segera melakukan evaluasi dan memastikan penanganan bencana yang inklusif dan berkeadilan.
Posko Rakyat akan tetap berdiri bersama kelompok rentan”ujar Mahlizar.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya
Aktivis disabilitas asal Gayo, Syiddam Hasyim Gayo, mengaku mengalami berbagai bentuk ketidakadilan selama bencana hidrometeorologi Aceh 2025. Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara bersama Novita Sari, relawan dari Save Gayo, Kamis, 1 Januari 2025.
Syiddam menuturkan, selama masa tanggap darurat bencana, dirinya merasa diabaikan oleh negara melalui perangkat pemerintahan, mulai dari tingkat gubernur, bupati, camat, hingga lingkungan masyarakat sekitar. Seharusnya disabilitas dan kelompok rentan harus mendapatkan perhatian serius pemerintah daerah, terutama dalam memastikan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan mereka .
Syiddam menegaskan, dalam berbagai regulasi dan praktik penanggulangan bencana, penyandang disabilitas termasuk kelompok yang semestinya mendapat prioritas perlindungan dan layanan khusus.
_Mahlizar Safdi_
_Ketua Posko Rakyat_
_Telp/WA: 085277456757_
Posko Rakyat: Ditengah Bencana, Disabilitas dan Kelompok Rentan Wajib Diperlakukan Setara
PRESS RELEASE













