Blog  

Tangan Bersatu Bangun Harapan, Polsek Bintang, Brimob, dan Masyarakat Dirikan Jembatan Darurat di Gele Pulo

 

nasionaljurnalis.com,Takengon – Kepedulian dan semangat kebersamaan ditunjukkan oleh Personel Polsek Bintang bersama Personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Brimob Polda Aceh serta masyarakat setempat melalui kegiatan bakti sosial gotong royong pembuatan jembatan darurat di Kampung Gele Pulo, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (18/1/2026).

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai respons cepat atas terputusnya akses jalan penghubung antara Kampung Kuala II dan Kampung Gele Pulo akibat bencana alam banjir dan tanah longsor. Sebelumnya, warga hanya mengandalkan jembatan darurat dari balok kayu yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, sehingga sangat membatasi mobilitas masyarakat.

Baca juga artikel beritanya  Aksi Wartawan Sijunjung Peduli Bencana Salurkan Bantuan ke Nagari Malalo Kabupaten Tanah Datar

 

Melalui gotong royong, personel Polsek Bintang, Personel BKO Brimob Polda Aceh, Reje dan aparatur Kampung Kuala II, serta masyarakat setempat membangun jembatan dan akses jalan sementara menggunakan material tanah dan batu kerikil. Kini, jalur tersebut sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Baca juga artikel beritanya  Mengungkap Kasus Ekstasi dan Ganja Oleh Satresnarkoba Gayo Lues

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Bintang AKP Feri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana.

Polri hadir bersama masyarakat untuk memberikan solusi nyata atas kesulitan yang dihadapi warga. Pembangunan jembatan darurat ini merupakan wujud sinergi dan kepedulian agar akses masyarakat dapat segera pulih dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan,” ujar AKP Feri.

Baca juga artikel beritanya  Bupati LIRA Kolaka Kecam tindakan Oknum Guru yang Aniaya Orang Tua Murid

 

Ia menambahkan, kerja sama antara Polri, aparat kampung, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana, sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Dengan terbangunnya jembatan darurat tersebut, diharapkan mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Kampung Kuala II dan Kampung Gele Pulo dapat kembali berjalan lancar sambil menunggu pembangunan infrastruktur permanen dari pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *