BENER MERIAH Nasionaljurnalis.com
Aktivitas Gunung Api Bur Ni Telong yang berada di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, masih berada pada Level II (Waspada) berdasarkan laporan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode 20 Januari 2026.
Dalam laporan MAGMA-VAR yang dirilis oleh Pos Pengamatan Gunung Api Bur Ni Telong, kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau berawan dengan arah angin lemah hingga sedang ke utara dan tenggara. Suhu udara berkisar antara 14 hingga 22 derajat Celsius.
Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis (0–I) dan asap kawah tidak teramati selama periode pengamatan.
Dari sisi kegempaan, tercatat 8 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 20–50 mm, selisih waktu gelombang S-P 1,7–3,1 detik, serta durasi 15–25 detik. Selain itu, juga terjadi 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 55 mm dan durasi 52 detik.
PVMBG menegaskan bahwa meskipun belum teramati aktivitas permukaan yang signifikan, masyarakat dan pengunjung tetap dilarang mendekati kawah Gunung Bur Ni Telong dalam radius 3 kilometer.
Warga juga diminta tidak beraktivitas di sekitar area fumarola dan solfatara, terutama saat kondisi cuaca mendung atau hujan, guna menghindari potensi bahaya gas vulkanik.
“Status Gunung Bur Ni Telong saat ini masih Level II atau Waspada. Masyarakat diharapkan tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti rekomendasi resmi,” demikian keterangan dalam laporan yang disusun oleh Suwardi Putra, A.Md.Kom.
PVMBG akan terus melakukan pemantauan intensif dan mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi resmi melalui kanal Badan Geologi dan aplikasi Magma Indonesia.













