Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok

Tapanuli Selatan.Nasionaljurnalis.Com.

Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut diwujudkan melalui pengamanan dan kesiapsiagaan di lokasi pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak, Rabu (11/02/2026).

Kehadiran Brimob bertujuan memastikan proses pembangunan berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat serta para pekerja di lapangan.

Baca juga artikel beritanya  Jelang HUT Bhayangkara ke-79, Polda Sumut Ungkap 414 Kasus Narkoba: Selamatkan 1,3 Juta Jiwa

Pengamanan terpusat di Posko Brimob Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, yang menjadi titik koordinasi kegiatan. Berdasarkan laporan di lapangan, progres pembangunan Huntara saat ini telah mencapai 80 persen, dengan 24 unit hunian komunal telah berdiri, sementara dua unit lainnya masih dalam tahap pemasangan atap seng. Seluruh pembangunan Huntara berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 2 hektare. Sementara itu, pembangunan Huntap masih berada pada tahap awal berupa pemerataan lahan menggunakan 1 unit excavator dan 1 unit dozer, juga di area seluas sekitar 2 hektare.

Baca juga artikel beritanya  Polda Sumut Berhasil Meringkus Sindikat Jual Beli Ginjal Rp 175 Juta

Danton II Kompi 2/C Satbrimob Polda Sumut, Ipda Andriko P. Sembiring, S.H. menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Brimob dalam mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan aman dan kondusif. Hunian ini menjadi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, sehingga stabilitas dan keamanan di lokasi harus benar-benar terjaga,” ujarnya.

Baca juga artikel beritanya  Patroli Sabtu Malam, Tim Patroli Presisi Sat Samapta Bersama Polsek Medan Labuhan Bubarkan Aksi Tawuran Dan Tangkap Genk Motor

Ia menambahkan, kehadiran personel Brimob di lapangan tidak hanya sebagai aparat pengamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam proses pemulihan.
“Kami berharap pembangunan Huntara dan Huntap ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga, sehingga aktivitas kehidupan mereka dapat kembali berjalan secara normal,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *