Di Balik Duka Banjir dan Longsor, Senyum Anak Setie Kembali Merekah

Redelong  Nasionaljurnalis.com

Di tengah suasana duka pascabencana banjir dan longsor, senyum anak-anak kembali merekah saat Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 bersama Polres Bener Meriah menggelar kegiatan trauma healing di pengungsian Desa Setie, Kecamatan Timang Gajah, Senin (16/2/2026).

Kehadiran para mahasiswa dan personel kepolisian disambut hangat oleh anak-anak dan warga. Berbagai permainan interaktif, kuis berhadiah, serta pembagian alat tulis dan makanan ringan menjadi momen yang mampu mengalihkan sejenak kesedihan mereka akibat bencana yang melanda.

Baca juga artikel beritanya  Polisi Bergerak Cepat, Tangkap Pelaku Pencurian Hanya Dalam Waktu 2 Jam

Tak hanya berfokus pada pemulihan psikologis anak-anak, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan bakti kesehatan bagi masyarakat terdampak. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Warga juga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi terkait keluhan kesehatan, sekaligus menerima obat sesuai kebutuhan.

Baca juga artikel beritanya  Wujud Kepedulian Polri Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-79, Kapolres Bener Meriah Serahkan Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Kurang Mampu

Kapolres Bener Meriah, Aris Cai Dwi Susanto, menyampaikan bahwa Polri melalui Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 dan Polres Bener Meriah hadir untuk memberikan trauma healing dan bakti kesehatan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Baca juga artikel beritanya  BPBD Bener Meriah Himbau Warga Agar Waspada Terjadi Bencana Alam

“Selama masyarakat membutuhkan, kami akan selalu hadir. Senyum anak-anak adalah semangat bagi kami untuk terus mengabdi.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat dan harapan masyarakat, khususnya anak-anak, dapat kembali tumbuh meski berada dalam situasi sulit, serta memperkuat kebersamaan dalam menghadapi masa pemulihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *