Kapolres Aceh Tengah Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying BBM

Takengon  Nasionaljurnalis.com

Menanggapi antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kabupaten Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., Kamis (5/3/2026) mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.

Kapolres mengatakan masyarakat diminta tidak terpancing isu yang beredar terkait ketersediaan BBM dan tetap melakukan pembelian sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Ia menegaskan bahwa stok BBM untuk wilayah Aceh Tengah saat ini dalam kondisi aman.

Menurut Bupati, berdasarkan informasi dari SBM Aceh II Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Ferdi Kurniawan, kapal pengangkut BBM telah sandar guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Baca juga artikel beritanya  Anggota Satgas TMMD ke-126 Anjangsana dengan Warga Desa Kute Keramil

Untuk wilayah distribusi Depot Lhokseumawe yang turut melayani Kabupaten Aceh Tengah, stok BBM tercatat dalam kondisi aman dengan rincian sebagai berikut:
Pertamax : 1.340.000 liter
Pertalite : 4.360.000 liter
Solar : 2.300.000 liter

Dengan jumlah tersebut, persediaan BBM dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain itu, distribusi BBM ke wilayah Aceh Tengah akan dilakukan setiap hari guna memastikan kelancaran pasokan di SPBU.

Bupati Aceh Tengah juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya serta tetap melakukan pembelian BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan.

Baca juga artikel beritanya  Pantau Perkembangan Padi Babinsa Koramil 05/Linge Turun ke Sawah

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama pihak terkait terus berkoordinasi guna memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi BBM tetap terjaga.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq mengatakan sejak Rabu malam (5/3/2026), Polres Aceh Tengah telah menyiagakan puluhan personel untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta patroli di sejumlah SPBU yang mengalami antrean panjang akibat meningkatnya pembelian BBM oleh masyarakat.

“Langkah ini kami lakukan untuk mencegah gangguan kamtibmas serta menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU, sekaligus mengurai kemacetan akibat antrean panjang,” ujar Kapolres.

Baca juga artikel beritanya  Wujud Kepedulian Babinsa, Laksanakan Komsos Bersama Masyarakat di Desa Pedekok

Selain itu, jajaran Polres Aceh Tengah juga melaksanakan pengawasan dan pengecekan terhadap penjual BBM eceran maupun yang berjualan di kios-kios agar tidak menjual BBM dengan harga yang terlalu tinggi dan tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Kapolres menegaskan agar tidak ada pihak yang melakukan penimbunan BBM bersubsidi. Ia mengimbau masyarakat untuk segera memberikan informasi apabila mengetahui adanya praktik penimbunan BBM.

“Apabila ditemukan adanya praktik penimbunan BBM, tentu akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *