Peresmian dan Peusejuk Jembatan Bailey di Bergang Berlangsung Khidmat, Perkuat Akses dan Pemulihan Wilayah

Dandim 0106/Aceh Tengah tekankan peran vital infrastruktur dalam mendorong mobilitas dan kesejahteraan masyarakat

Aceh Tengah mnj.com

Peresmian penggunaan dan peusejuk (tepung tawar) Jembatan Bailey di Desa Bergang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah berlangsung khidmat pada Jumat (24/04/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperlancar akses transportasi serta mempercepat pemulihan wilayah.

Acara tersebut dihadiri oleh Danramil 09/Ketol Kapten Inf Iwan Mulyawan beserta anggota, Danton Yonzipur 16/DA, Reje Kampung Bergang, Babinsa, personel Yonzipur 16/DA, tokoh agama, tokoh adat, aparatur kampung, para kepala sekolah, serta masyarakat dan pelajar setempat.

Baca juga artikel beritanya  Taraweh Di Masjid Taqwa Hakim Bale Bujang, Kapolres Aceh Tengah : Pastikan Kompor Mati Dan Ingatkan Anak Tidak Balap Liar

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Danramil dan Reje Kampung, kemudian prosesi doa bersama dan peusejuk sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah serta penyampaian testimoni warga yang merasakan langsung manfaat pembangunan tersebut.

Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Raden Herman Sasmita, melalui Danramil 09/Ketol Kapten Inf Iwan Mulyawan menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Bailey ini merupakan langkah strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses.

Baca juga artikel beritanya  Babinsa Koptu Yuli Agus Wujudkan Kepedulian Lewat Komsos Bersama Warga Desa Pegasing

“Keberadaan jembatan ini bukan hanya sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan akses pendidikan, serta meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam pembangunan infrastruktur merupakan bentuk komitmen nyata dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat, terutama dalam situasi darurat maupun pascabencana.

“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca juga artikel beritanya  Ringankan Beban Warga Binaan Babinsa Bantu Bangun Rumah Mitra Karib

Sementara itu, masyarakat Desa Bergang menyambut baik peresmian jembatan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya akses baru yang lebih aman dan efisien, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari seperti menuju sekolah, pasar, dan lahan pertanian.

Dengan diresmikannya Jembatan Bailey ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin meningkat dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Ketol dan sekitarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *