Aceh Selatan. MNJ. Pembangunan sistem drainase di ladang rimba kecamatan Trumon tengah Aceh Selatan menimbulkan kontroversi setelah kualitasnya dipertanyakan oleh warga setempat.(13/7/26/)
Selain itu, kekhawatiran muncul karena tidak adanya keterangan resmi terkait proyek tersebut, baik berupa prasasti anggaran maupun papan informasi proyek.
Warga ladang rimba mulai merasa khawatir ketika mereka melihat kerusakan pada sistem drainase yang sebelumnya dibangun.
Banyak bagian dari infrastruktur tersebut diduga bangunan daranase tersebut tidak sesuai dengan bistek
Lebih lanjut, kualitas pembangunan drainase tersebut pun diragukan karena tidak mampu bertahan dalam jangka waktu yang relatif singkat.
Yang lebih mencemaskan lagi, tidak ada keterangan yang jelas terkait proyek pembangunan drainase ini.
Tidak terlihat adanya prasasti anggaran yang menyebutkan dana yang digunakan untuk pembangunan, serta tidak adanya papan informasi proyek yang menjelaskan tujuan, rencana dan progres pembangunan kepada warga.[]
“Informasi dihimpun anggaran pembangunan dranese atau talud menggunakan anggaran APBN

