Aceh Singkil. MNJ.Sejumlah petani di Aceh Selatan Trumon Timur dan Trumon tengah, mengeluh akibat sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi. Keluhan tersebut disampaikan salah seorang petani perkebunan kelapa sawit, Riska Inong Trumon Timur , Senin, (9/7/26)
“Ia mengatakan Kami saat ini sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi di tingkat petani,” sebut Riska
selain sulit mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut, juga para petani di daerahnya mengeluh harga pupuk tersebut yang senantiasa mengalami berfluktuasi hingga mencapai sebesar Rp220 ribu per sak ukuran 50kg.
“Selain langka dan mahal harga beli pupuk subsidi ini berimbas kepada perawatan rutin tanaman sawit masyarakat, akibatnya hasil perkebunan tidak maksimal,”Ujarnya
Ditengah tekanan ekonomi masyarakat yang semakin sulit saat ini, satu-satunya usaha pertanian yang dapat menopang ekonomi keluarga adalah sektor perkebunan kelapa sawit.
Dia meminta kepada Pemerintah Aceh Selatan melalui Dinas terkait dapat merespon keluhan para petani sawit terhadap kelangkaan, dan mahalnya harga serta menjamin ketersediaan pupuk. Terutama, pupuk subsidi jenis urea, dan poska.
Dari hasil pantauan di lapangan awak media di toko pupuk belum mendapatkan keterangan resmi terkait harga eceran tertinggi dan jumlah kuota pupuk bersubsidi yang dari Pemerintah Aceh Selatan kepada para petani.” Wartawan Aceh. “M.Yantoro

