Jadi Pembina Upacara, Wakapolsek Bebesen Titip Pesan Penting kepada Pelajar SMKN 1 Takengon

Oplus_16908288

Mnj.com, — Aceh Tengah

Wakapolsek Bebesen Ipda Hadi Aris Munandar berdiri di hadapan ratusan pelajar SMK Negeri 1 Takengon dan menyampaikan pesan tegas agar mereka menjauhi narkoba, perundungan, tawuran, serta tidak berlebihan menggunakan telepon seluler, Senin (7/9/2026).

Pesan tersebut disampaikan Hadi saat menjadi pembina upacara dalam kegiatan Saweu Sikula di halaman SMK Negeri 1 Takengon, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah. Ia mengajak para pelajar membangun kebiasaan positif dan menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca juga artikel beritanya  “Babinsa dan Warga Bersinergi di Ujung Gele: Komsos Jadi Sarana Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan”

“Narkoba dan perundungan harus dijauhi karena dapat merusak masa depan pelajar. Jadikan sekolah sebagai tempat untuk belajar, membangun prestasi, dan membentuk karakter,” kata Hadi dalam amanatnya.

Selain narkoba dan perundungan, Hadi mengingatkan siswa agar tidak terlibat tawuran, kenakalan remaja, maupun kekerasan di lingkungan sekolah. Pelajar juga diminta menjaga etika terhadap guru serta mematuhi tata tertib sekolah.

Baca juga artikel beritanya  Wujud Kepedulian Babinsa, Laksanakan Komsos dan Gotong Royong Bersama Masyarakat Desa Tebes Lues

Ia turut menyoroti penggunaan telepon seluler dan permainan daring secara berlebihan. Para siswa diminta mampu mengatur waktu agar aktivitas tersebut tidak mengganggu belajar, membantu orang tua, maupun kegiatan positif lainnya.

Dalam kesempatan itu, polisi juga mengingatkan pelajar untuk tertib berlalu lintas, termasuk tidak menggunakan sepeda motor dengan knalpot brong yang dapat mengganggu masyarakat.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bebesen AKP Dasril, S.A.B., mengatakan kegiatan Saweu Sikula merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi dengan pelajar sekaligus memberikan pembinaan sejak dini.

Baca juga artikel beritanya  Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman, Sat Samapta Rutin Sambangi Pusat Keramaian

“Pelajar adalah generasi penerus. Karena itu, mereka perlu mendapat pendampingan agar mampu mengambil keputusan yang tepat dan tidak mudah terpengaruh perilaku negatif,” ujar Dasril.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB hingga sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Mnj com ( Jauhari M Yunus CFLE )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *