Mobil Damkar Di Bakar Saat akan Melakukan Penertiban Lahan.

 

Deli Serdang.Nasionaljurnalis.Com.

Dari beberapa Survey yang kami lakukan,Tim awak Media Nasional Jurnalis.Com.banyak titik lokasi Sengketa Lahan di Kab.Deli Serdang

Namun kali ini Penertiban lahan di daerah Jln H.Anif di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) terjadi bentrok. Akibatnya, ada satu unit mobil pemadam kebakaran dibakar warga.

Menurut informasi, bentrok itu terjadi antara warga dengan personel Satpol PP, pihak kepolisian dan TNI, saat proses pembongkaran bangunan di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, tadi.

Baca juga artikel beritanya  Bobby Lovers Gelar Acara Halal Bil Halal Idul Fitri 1446 H, Guna Memperkuat Sillaturahmi Mewujudkan Program Kerja.

Kasi Pengendali Operasi dan Komunikasi Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deli Serdang Donny Reinhard membenarkan peristiwa itu terjadi di Desa Sampali. Dia juga membenarkan bahwa satu mobil pemadam mereka turut dibakar Massa

Benar, mulai ricuh jam 10.00 WIB, jam 11.00 tadi. Kalau kita lihat dari suratnya eksekusi lahan, kalau apanya kita kurang paham, karena kita hanya untuk nge-PAM (pengaman) bila terjadi pembakaran-pembakaran,” kata Donny, Kamis (11/7/2024).

Baca juga artikel beritanya  Sebagai Bentuk Apresiasi,Rutan 1 Medan Berikan Penghargaan Pegawai Teladan.

Donny menyebut saat petugas tiba, situasi di lokasi sudah ricuh dan massa ada yang membakar ban. Lalu, saat petugas hendak memadamkan pembakaran ban itu, mobil pemadam malah diserang oleh warga.

“Pada saat itu, kita masuk itu sudah terjadi lempar-lemparan, awalnya kacanya duluan yang pecah. Kemudian massa maju sambil melemparkan seperti bom molotov gitu. Pada saat itu kan mau padamkan kobaran pembakaran ban-ban itu. Cuman ketika posisi unit kita sampai, kita langsung diserang,” sebutnya.

Baca juga artikel beritanya  PELINDO Regional 1 Bawa Harapan Baru bagi Nelayan Batu Bara

Donny mengatakan sejumlah petugas pemadam juga mengalami luka lecet akibat peristiwa tersebut.

“Iya (luka) pada saat itu karena operator kita kan memang standby di dalam (mobil). Jadi, pas mau padamkan api, di situ lemparan batu, ya terkena serpihan juga, walaupun enggak sampai melukai fatal, ada luka-luka kecil, serpihan dari kaca itu,” ujarnya.

“Yang turun itu ada sekitar lima orang, hampir rata-rata lah (terluka),” sambung Donny Ke awak Media.

( Media Nasional Jurnalis.Com.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *