Blog  

TVGN Tuntaskan Penilaian Geopark Ranah Minang Silokek

Sijunjung – medianasionaljurnalis.com Tim Verifikasi Geopark Nasional (TVGN) telah menyelesaikan penilaian lapangan di Geopark Nasional Ranah Minang Silokek selama lima hari, sejak tanggal 26 hingga 30 Mei 2025.

“Terimakasih sudah all out selama lima hari,” ujar Prof. Ir. Mega Fatimah Rosana, M.Sc, Ph.D selaku ketua tim pada Jum’at, 30 Mei 2025 di Muaro Sijunjung.

TVGN yang bertugas kali ini terdiri dari Prof. Ir. Mega Fatimah Rosana, M.Sc, Ph.D bersama Dr. Agus Zainuddin, S.Sos, M.Hum, Adjie Achmad Ridwan, Umar Adisubroto serta Gadisa Ghia Arviallyn.

Prof. Mega yang juga ketua dewan pakar Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) sekaligus dekan Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran itu selanjutnya menambahkan, “Hasil kunjungan selanjutnya akan kami laporkan kepada Bappenas serta Pusat Survey Geologi (PSG)”.

Selama lima hari, TVGN telah melakukan penilaian di Geosite Cuesta Bukit Kupitan, Geopark Corner SMPN 7 Sijunjung, galeri Songket Unggan, Geopark Corner SDN 1 Sijunjung dan culturesite Perkampungan Adat Sijunjung.

Kemudian, TVGN juga telah menilai geosite kompleks Karts Silokek, geosite granit Silokek, SDN 28 Durian Gadang, lokomotif uap Silukah, makam Ing. W. H. De Greve serta rumah produksi ecoprint Fataya.

Baca juga artikel beritanya  BAZNAS dan MUI Kota Tangerang galang dana untuk korban banjir dan longsor ACEH SUMUT Dan JAWA

Selanjutnya, TVGN pun sudah menuntaskan penilaian di biosite Rimbo Larangan Paru, geosite batugamping Ngalau Loguong, UMKM dan bedah dokumen di Pusat Informasi Geopark Silokek.

“Untuk menuju penilaian UNESCO Global Geopark (UGGp), pendaftarannya dibuka pada 1 Juli 2025,” tutup Prof. Mega, yang juga pernah menjadi assesor UNESCO beberapa waktu lalu di Jepang.

Sementara, Dr. Agus Zainuddin, S.Sos, M.Hum dalam kesempatan itu juga memuji tradisi gotong-royong yang masih dilestarikan hingga kini.

“Budaya gotong-royong ditengah masyarakat adalah nilai positif yang harus dilestarikan,” ucapnya.

“Salut kepada pemerintah daerah yang selalu mencantumkan geopark dalam RPJMD,” ucap Agus yang juga dewan pengurus Jaringan Geopark Indonesia sekaligus general manajer Merangin Jambi UGGp.

Kepulangan TVGN kembali ke Jakarta, dilepas oleh ketua umum Badan Pengelola Geopark Ranah Minang Silokek Zefnihan beserta stakeholder lainnya di Kantor Bupati Sijunjung, Muaro Sijunjung. (AG) Tuntaskan Penilaian Geopark Ranah Minang Silokek

Baca juga artikel beritanya  Wamen Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq Resmikan Mesjid Buya Syafi’i Ma’arif Sijunjung

Sijunjung – medianasionaljurnalis.com Tim Verifikasi Geopark Nasional (TVGN) telah menyelesaikan penilaian lapangan di Geopark Nasional Ranah Minang Silokek selama lima hari, sejak tanggal 26 hingga 30 Mei 2025.

“Terimakasih sudah all out selama lima hari,” ujar Prof. Ir. Mega Fatimah Rosana, M.Sc, Ph.D selaku ketua tim pada Jum’at, 30 Mei 2025 di Muaro Sijunjung.

TVGN yang bertugas kali ini terdiri dari Prof. Ir. Mega Fatimah Rosana, M.Sc, Ph.D bersama Dr. Agus Zainuddin, S.Sos, M.Hum, Adjie Achmad Ridwan, Umar Adisubroto serta Gadisa Ghia Arviallyn.

Prof. Mega yang juga ketua dewan pakar Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) sekaligus dekan Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran itu selanjutnya menambahkan, “Hasil kunjungan selanjutnya akan kami laporkan kepada Bappenas serta Pusat Survey Geologi (PSG)”.

Selama lima hari, TVGN telah melakukan penilaian di Geosite Cuesta Bukit Kupitan, Geopark Corner SMPN 7 Sijunjung, galeri Songket Unggan, Geopark Corner SDN 1 Sijunjung dan culturesite Perkampungan Adat Sijunjung.

Kemudian, TVGN juga telah menilai geosite kompleks Karts Silokek, geosite granit Silokek, SDN 28 Durian Gadang, lokomotif uap Silukah, makam Ing. W. H. De Greve serta rumah produksi ecoprint Fataya.

Baca juga artikel beritanya  Harmoni Membangun Kolaka, Pasangan JADI Lahirkan Kekuatan Besar bersama delapan Tokoh Di Kolaka

Selanjutnya, TVGN pun sudah menuntaskan penilaian di biosite Rimbo Larangan Paru, geosite batugamping Ngalau Loguong, UMKM dan bedah dokumen di Pusat Informasi Geopark Silokek.

“Untuk menuju penilaian UNESCO Global Geopark (UGGp), pendaftarannya dibuka pada 1 Juli 2025,” tutup Prof. Mega, yang juga pernah menjadi assesor UNESCO beberapa waktu lalu di Jepang.

Sementara, Dr. Agus Zainuddin, S.Sos, M.Hum dalam kesempatan itu juga memuji tradisi gotong-royong yang masih dilestarikan hingga kini.

“Budaya gotong-royong ditengah masyarakat adalah nilai positif yang harus dilestarikan,” ucapnya.

“Salut kepada pemerintah daerah yang selalu mencantumkan geopark dalam RPJMD,” ucap Agus yang juga dewan pengurus Jaringan Geopark Indonesia sekaligus general manajer Merangin Jambi UGGp.

Kepulangan TVGN kembali ke Jakarta, dilepas oleh ketua umum Badan Pengelola Geopark Ranah Minang Silokek Zefnihan beserta stakeholder lainnya di Kantor Bupati Sijunjung, Muaro Sijunjung.

Jp Ak | AG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *