Kalapas Pamekasan Resmi Buka Pelatihan Kemandirian bagi Warga Binaan Tahun 2025

PAMEKASAN | Medianasionaljurnals.com

14 Juli 2025,Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pembinaan Kemandirian Tahun Anggaran 2025, yang digelar pada Senin pagi (14/07/2025).

Kegiatan pembukaan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Tenaga Kerja, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pamekasan, serta sejumlah pejabat struktural di lingkungan Lapas.

Baca juga artikel beritanya  Mantap,Kanwil Ditjenpas Sumut Bersinar di IPPAFest 2025: Raih Dua Penghargaan Bergengsi.

Pelatihan yang diberikan meliputi berbagai bidang keterampilan, seperti meubelair, pengelasan listrik (las listrik), pertanian hortikultura, dan tata boga khusus roti. Program ini bertujuan untuk membekali para warga binaan dengan keahlian yang dapat meningkatkan kemandirian mereka, sehingga siap kembali ke tengah masyarakat dan tidak lagi terjerumus dalam pelanggaran hukum.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah warga binaan yang telah memenuhi syarat, dan dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan di dalam lingkungan Lapas.

Baca juga artikel beritanya  PELINDO Multi Terminal Dorong Layanan Ekspor di Terminal Jamrud Surabaya.

Dalam sambutannya, Kalapas Syukron Hamdani menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pengembangan diri warga binaan, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Pamekasan secara keseluruhan.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para warga binaan dapat memperoleh keterampilan yang berguna, membentuk pola pikir yang mandiri, dan siap untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nantinya,” ujar Syukron.

Baca juga artikel beritanya  KPM-PM Cabang Balanipa Resmi Lantik Pengurus Baru, Usung Tema Sinergitas dan Inovasi

Program ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Pamekasan dalam mendukung program rehabilitasi dan reintegrasi sosial melalui pelatihan vokasional, dengan menggandeng instansi terkait di daerah.

Editor: Sofyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *