Dari Puing Menjadi Doa: Polda Sumut Menjahit Kembali Harapan Warga Batang Toru

Tapanuli Selatan.Nasionaljurnalis.Com.

Bencana boleh merobohkan bangunan, namun tidak pernah mampu meruntuhkan kepedulian. Pasca tanah longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara hadir menyusuri desa demi desa, memastikan masyarakat tidak berjuang sendiri.

Pada Sabtu, 31 Januari 2026, personel Batalyon C Sat Brimob Polda Sumut di bawah pimpinan AKP Januar Fazhari, S.H. melaksanakan kerja bakti kemanusiaan di Desa Huta Godang, Desa Anggoli, Desa Aek Ngadol, dan Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru. Kegiatan difokuskan pada pembersihan rumah warga terdampak, perbaikan saluran air bersih Masjid Taqwa Muhammadiyah Desa Anggoli, serta pengecatan hunian sementara sebagai bagian dari upaya memulihkan kenyamanan dan martabat hidup masyarakat.

Baca juga artikel beritanya  Diduga Hina Agama Kristen, Sebuah Akun tiktok Dilaporkan ke Polda Sumut.

Dengan peralatan sederhana dan semangat gotong royong, personel Brimob bekerja berdampingan bersama warga—membersihkan lumpur, meratakan tanah, memperbaiki parit, hingga menata kembali ruang-ruang kehidupan yang sempat terhenti. Setiap ayunan cangkul dan setiap tetes keringat menjadi simbol pengabdian dan kepedulian tanpa pamrih.

Baca juga artikel beritanya  PELINDO Multi Terminal Siap Kawal Kelancaran Arus Penumpang dan Barang Selama Nataru 2024/2025.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Kehadiran personel Brimob di Batang Toru adalah bentuk empati dan komitmen Polda Sumut untuk membantu masyarakat bangkit dan pulih pascabencana,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Baca juga artikel beritanya  Polda Sumut dan RRI Medan Jalin Kerja Sama Strategis Lewat Program Halo Polisi

Aksi ini bukan sekadar kerja bakti, melainkan misi kemanusiaan yang menguatkan ikatan antara aparat dan masyarakat. Kehadiran Brimob Polda Sumut menjadi pengingat bahwa negara selalu ada, bahkan di saat paling sunyi setelah bencana berlalu.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar, dengan personel serta perlengkapan dalam kondisi siap. Masyarakat menyambut dengan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang nyata di tengah masa pemulihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *