Medan.Nasionaljurnalis.Com
Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Sisingamangaraja (SM Raja), Kota Medan, Selasa (4/3/2026) siang.
Insiden yang melibatkan beberapa kendaraan roda dua dan roda empat itu sempat memicu kemacetan panjang di salah satu jalur utama menuju pusat kota.
Ironisnya, pengemudi kendaraan yang diduga menjadi penyebab utama kecelakaan justru melarikan diri dari lokasi kejadian.
*Kronologi Kejadian*
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, kecelakaan bermula ketika sebuah mobil berwarna gelap melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Simpang Limun menuju pusat kota.
Setibanya di lokasi kejadian, mobil tersebut diduga kehilangan kendali dan menabrak kendaraan di depannya, benturan keras tak terhindarkan.
Tabrakan pertama memicu efek domino hingga menyebabkan sedikitnya tiga sepeda motor dan satu mobil lain ikut terseret dalam insiden tersebut.
Beberapa pengendara terjatuh dan mengalami luka ringan hingga sedang.
Seorang saksi mata, Andi (35), menyebut pengemudi mobil sempat keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali masuk dan tancap gas meninggalkan lokasi.
“Kami kira dia mau bertanggung jawab. Tapi tiba-tiba langsung kabur,” ujar Andi.
Kondisi Korban dan Penanganan
Petugas dari Unit Laka Lantas setempat bersama warga segera memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Beberapa korban dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa.
Namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Arus lalu lintas sempat tersendat hampir satu jam sebelum akhirnya kembali normal setelah kendaraan yang terlibat dievakuasi.
*Polisi Lakukan Penyelidikan*
Pihak kepolisian dari wilayah hukum Medan menyatakan tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku tabrak lari tersebut.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi sedang dikumpulkan sebagai bahan penyelidikan.
Petugas mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor.
Sorotan Keselamatan Berkendara
Kecelakaan ini kembali menjadi peringatan keras bagi seluruh pengguna jalan akan pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam berlalu lintas.
*Refleksi Atas Peristiwa ini:*
“Kecepatan tanpa kendali adalah undangan bagi bencana.”
“Jalan raya bukan arena adu nyali, melainkan ruang berbagi keselamatan.”
“Tanggung jawab sejati diuji saat kesalahan terjadi.”
“Melarikan diri dari kecelakaan tidak pernah menghapus jejak nurani.”
“Keselamatan adalah hak setiap pengguna jalan.”
“Detik kelalaian dapat berujung penyesalan seumur hidup.”
“Hukum mungkin bisa dikejar waktu, tetapi keadilan tak pernah kehilangan arah.”
Peristiwa ini menjadi cermin bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tetapi soal etika dan kemanusiaan.
Publik kini menanti langkah tegas aparat dalam mengungkap identitas pengemudi yang kabur dan memastikan pertanggungjawaban hukum ditegakkan.
( Julhadi )













