Prof Sutan Nasomal Soroti Ketegangan Iran–Israel, Ingatkan Pemerintah RI Waspada

Jakarta  mnj.com

Ketegangan konflik di Timur Tengah antara Iran dan Israel terus menjadi perhatian berbagai pihak. Situasi yang belum mereda dalam beberapa waktu terakhir dinilai berpotensi memicu dampak yang lebih luas, termasuk keterlibatan negara-negara besar seperti Amerika Serikat.

Menanggapi hal tersebut, Sutan Nasomal menyampaikan pandangannya terkait eskalasi konflik yang terjadi. Ia menilai, dinamika yang berkembang saat ini menunjukkan adanya peningkatan tensi yang perlu diwaspadai oleh seluruh negara di dunia.

Baca juga artikel beritanya  Tanam Jagung Serentak, Jenderal Sigit: Polri Siap Kawal Kedaulatan Pangan!

“Konflik yang terjadi saat ini berpotensi meluas jika tidak segera diredam melalui langkah diplomasi yang tepat,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (9/4/2026).


Menurutnya, berbagai kemungkinan skenario dalam konflik modern, termasuk gangguan terhadap infrastruktur strategis dan sistem pertahanan, menjadi perhatian serius dalam situasi perang saat ini. Namun demikian, ia menekankan pentingnya mengedepankan upaya damai guna mencegah dampak kemanusiaan yang lebih besar.

Baca juga artikel beritanya  SOAL PERSATUAN

Selain itu, ia juga mengingatkan pemerintah Indonesia agar tetap waspada terhadap potensi dampak global dari konflik tersebut. Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas nasional.


Dalam pernyataannya, ia turut menyinggung peran Presiden RI, Prabowo Subianto, agar terus memperkuat kesiapsiagaan nasional serta mendorong upaya perdamaian di tingkat internasional.

Baca juga artikel beritanya  Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han) resmi menjabat sebagai Pangdam IM menggantikan Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P.

“Indonesia diharapkan tetap konsisten pada prinsip perdamaian dunia serta memperkuat keamanan dalam negeri sebagai langkah antisipasi,” tambahnya.


Konflik Iran–Israel hingga kini masih menjadi sorotan dunia internasional.

Sejumlah pihak terus mendorong agar penyelesaian dilakukan melalui jalur diplomasi guna menghindari eskalasi yang lebih luas.

Narasumber:
Sutan Nasomal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *