Persiapan Penanaman Tahap Berikutnya Rutan Tanjung Pura laksanakan Penyemaian Benih Sawi Hidroponik di Lahan Ketahanan Pangan

RUTAN KELAS II B TANJUNG PURA

Tanjung Pura.MNJ.NEWS.COM.

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan penyemaian benih sawi hidroponik di lahan ketahanan pangan rutan. Kegiatan ini dilakukan karena tanaman sawi hidroponik yang ditanam sebelumnya telah dipanen seluruhnya, sehingga diperlukan persiapan bibit baru agar kegiatan budidaya dapat berlanjut tanpa jeda. Dengan adanya penyemaian ini, lahan ketahanan pangan rutan tetap produktif dan dapat terus dimanfaatkan secara optimal. Kamis (15/10)

Benih sawi tidak dapat langsung ditanam pada media hidroponik, melainkan harus disemai terlebih dahulu. Penyemaian merupakan tahap awal budidaya, yaitu benih ditumbuhkan pada media semai hingga berkecambah dan memiliki akar serta daun sejati yang cukup kuat. Pada umumnya, bibit sawi siap dipindahkan ke instalasi hidroponik setelah berumur sekitar 10 hingga 14 hari atau setelah memiliki 2 sampai 4 helai daun. Tahap ini sangat penting karena bibit yang sehat akan lebih mudah beradaptasi, tumbuh seragam, dan menghasilkan sayuran berkualitas baik.

Baca juga artikel beritanya  Polsek Torgamba Ungkap Kasus Curas di Toko Ballonize, Pelaku Ditangkap Di Kotapinang
Baca juga artikel beritanya  Ungkap Jaringan Internasional Hingga Pabrik Vaping Liquid Berbahaya, Personil Ditresnarkoba Diberi Penghargaan

Dalam pelaksanaannya, benih diletakkan pada media semai yang bersih dan lembap, seperti rockwool atau spons, kemudian ditempatkan di tempat yang teduh agar terlindung dari panas matahari langsung dan hujan deras. Kelembapan media dijaga dengan penyiraman secara berkala, dan perkembangan bibit dipantau setiap hari hingga siap dipindahtanamkan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bimbingan dan pengawasan petugas rutan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Baca juga artikel beritanya  Deteksi Dini, Tim Pengamanan Rutan Kelas I Medan Laksanakan Pemeliharaan dan Rolling Gembok

Melalui kegiatan ini, diharapkan tersedia bibit sawi yang sehat dan berkualitas untuk ditanam kembali pada instalasi hidroponik sehingga siklus panen dapat berjalan berkelanjutan. Hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di lingkungan rutan serta mendukung program ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan ini membekali warga binaan dengan keterampilan bercocok tanam yang bermanfaat, menumbuhkan rasa tanggung jawab, dan menjadi bekal usaha setelah mereka kembali ke masyarakarat

( Redaksi JUlHADI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *