Polri Bantu Pemulihan Rumah Ibadah Lintas Agama di Tapteng Pascabanjir

Tapanuli Tengah.Nasionaljurnalis.Com.

Pemulihan sarana ibadah lintas agama menjadi salah satu fokus bakti sosial yang digelar jajaran kepolisian di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu (15/2). Bantuan tersebut merupakan wujud perhatian Kapolri Listyo Sigit Prabowo terhadap masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.

Di Kecamatan Tukka, Gereja GPP Estomihi di Kelurahan Sipange menerima bantuan 150 sak semen untuk mendukung proses perbaikan bangunan. Sementara itu, Masjid Al-Huda di Kelurahan Hutanabolon memperoleh 150 sak semen serta perlengkapan ibadah berupa karpet, Al Quran, dan pakaian sholat.

Baca juga artikel beritanya  Hj Dahliana SH.MSi Pimpin  IPSI SUMUT Periode 2025 S/d 2029, Yang Di Harapkan Dapat Berprestasi Di Tingkat Nasional Dan Internasional

Masjid As-Salamah dan Masjid As-Syuhada di Kecamatan Tukka juga menerima bantuan karpet, Al Quran, dan pakaian sholat guna menunjang kembali aktivitas ibadah masyarakat.

Di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Masjid Darussalam Al-Musafirin memperoleh 100 sak semen untuk mempercepat rehabilitasi pascabencana. Sementara di Kecamatan Barus, Masjid Al-Hidayah Ujung Batu menerima 10 saf karpet, 80 sarung, 80 mukena, dan 80 Al Quran.

Baca juga artikel beritanya  LSM GEMPURI Berbagi Rezeki Dengan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kapolres Tapanuli Tengah Muhammad Alan Haikel menyampaikan bahwa bantuan tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga harmoni dan solidaritas di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan rumah ibadah dapat kembali digunakan dengan nyaman oleh masyarakat. Ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga pemulihan semangat dan kebersamaan,” ujarnya.

Baca juga artikel beritanya  Penyidik ​​Satreskrim Polres Aceh Tengah Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sesama Pelajar Yg Berujung Maut

Menurutnya, dukungan terhadap rumah ibadah lintas agama juga menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan di tengah proses pemulihan. “Polri hadir untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Semoga bantuan ini mempercepat bangkitnya kehidupan sosial dan keagamaan warga,” kata Alan Haikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *