Aceh Timur.MNJ.NEWS.COM.
Sabtu, 11 Juli 2026 – Sejumlah masyarakat Aceh Timur mempertanyakan skala prioritas pemerintah daerah yang dinilai lebih banyak menaruh perhatian pada kegiatan turnamen sepak bola, sementara bantuan bagi korban banjir disebut-sebut belum sepenuhnya terealisasi.
Salah seorang warga Aceh Timur yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut.
“Na yang tanyoeng, sebetoi jih lebeh fokus ke turnamen bola, pue fokus jemput bola untuk bantu masyarakat korban banjir? Tiga kabupaten lain di Aceh sudah jemput bola membantu masyarakat korban banjir. Nyan jelas,” ujarnya.
Menurutnya, turnamen sepak bola memang penting sebagai bagian dari pembinaan olahraga dan hiburan masyarakat. Namun, di tengah masih adanya warga terdampak banjir yang menunggu kepastian bantuan, pemerintah dinilai seharusnya lebih mengutamakan penyelesaian persoalan kemanusiaan.
“Turnamen bola sudah sering dilaksanakan. Tetapi bantuan banjir sampai hari ini menurut kami belum juga cair. Sementara di kabupaten tetangga sudah ada yang menerima bantuan. Belum lagi pelaku UMKM dan pedagang kecil yang masih menjerit akibat himpitan ekonomi pascabanjir,” katanya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur lebih aktif melakukan langkah “jemput bola” untuk mempercepat proses penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, termasuk memastikan hak-hak korban segera diterima sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat juga meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka mengenai perkembangan proses pencairan bantuan banjir agar tidak menimbulkan keresahan dan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, pernyataan tersebut merupakan aspirasi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur diharapkan dapat memberikan tanggapan dan klarifikasi terkait harapan warga mengenai percepatan penanganan korban banjir dan penyaluran bantuan.
( Redaksi Ridwan )













