
Aceh Singkil, MNJ. Akibat Kelangkaan BBM dan belum pulihnya kembali menambah tekanan biaya bagi dunia usaha dan daya beli masyarakat, di sektor logistik, transportasi, hingga UMKM.Selasa.(28/7/26)
“Bagi pelaku usaha, dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi kenaikan biaya transportasi dan distribusi, tetapi juga biaya operasional harian secara keseluruhan,
“Erwin manik, salah satu pedagang Warga Aceh Singkil Kecamatan gunung meriah, menyebut kepada Awak media di lapangan sektor yang paling rentan terdampak dari Kelangkaan BBM antara lain logistik, transportasi, manufaktur padat karya, ritel, UMKM distribusi, hingga sektor makanan dan minuman yang sangat bergantung pada mobilitas dan rantai pasok.
Bukan hanya itu, dunia usaha juga mengkhawatirkan munculnya efek berupa kenaikan harga barang dan Jasa yang pada akhirnya dapat membebani dan menekan daya beli masyarakat.
Dalam kondisi ini, kata Erwin, pelaku usaha akan cenderung melakukan efisiensi operasional. Di sisi lain, ruang efisiensi juga semakin terbatas sebab banyak industri masih dibebani kenaikan biaya bahan baku dan pembiayaan.
“Jika tekanan biaya terus meningkat, sebagian pelaku usaha pada akhirnya akan menghadapi dilema antara menahan margin usaha atau melakukan penyesuaian harga jual,” ucapnya.
Untuk itu, Kami sebagai warga masyarakat Aceh Singkil meminta pemerintah Aceh Singkil, segera menyiapkan langkah untuk mencegah Kelangkaan BBM agar masyarakat dan dunia usaha tidak terbeban dengan harga dan kebutuhan yang meningkat dengan ekonomi serba sulit.”ujarnya .
Selain itu, sambung dia, pemerintah perlu menjaga biaya logistik tetap terkendali, mempercepat insentif bagi sektor produktif dan padat karya, serta memastikan program perlindungan daya beli masyarakat tetap berjalan dengan baik”ujarnya
“Dunia usaha memahami penyesuaian harga BBM dilakukan karena tekanan global namun yang paling penting saat ini adalah memastikan transisi kebijakan pemerintah Aceh Singkil, agar tidak mengganggu keberlangsungan usaha dan momentum pemulihan ekonomi serta melakukan operasi pasar murah agar mencegah meningkatnya harga barang yang semakin melonjak akibat Kelangkaan BBM,”tuturnya.
“Wartawan Aceh. M.Yantoro



