SWI Muba Soroti Dugaan Masakan Minyak di Jeramba Miring Masih Beroperasi, Pertanyakan Pengawasan APH Babat Supat

MUSI BANYUASIN –nasional jurnalis -Aktivitas dugaan masakan atau pengolahan minyak ilegal di wilayah Jeramba Miring, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kembali menjadi sorotan.
Organisasi Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Musi Banyuasin mempertanyakan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas yang disebut-sebut masih terus berlangsung di wilayah tersebut.
Ketua SWI Muba, Heryawan, SH, menyampaikan keprihatinannya apabila aktivitas dugaan pengolahan minyak ilegal tersebut benar masih beroperasi secara terbuka.
Menurutnya, aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait perlu melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Jika memang aktivitas tersebut masih berlangsung, tentu perlu dipertanyakan bagaimana pengawasan dan penindakan dari pihak yang berwenang. Jangan sampai masyarakat menilai bahwa APH terkesan tutup mata terhadap aktivitas yang diduga melanggar hukum,” ujar Heryawan.
SWI Muba menegaskan bahwa pemberitaan ini bukan bertujuan menuduh pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial dan dorongan agar informasi mengenai aktivitas tersebut dapat diklarifikasi secara terbuka.
Heryawan meminta aparat terkait, khususnya yang memiliki kewenangan di wilayah Kecamatan Babat Supat, untuk turun langsung melakukan pemeriksaan.
“Perlu ada kejelasan. Jika memang tidak ada aktivitas ilegal, maka perlu disampaikan kepada masyarakat. Namun jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, tentu harus dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu,” tegasnya.
SWI Muba juga berharap pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, kebakaran, serta dampak terhadap keselamatan masyarakat dapat dilakukan secara maksimal.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih diupayakan untuk dimintai konfirmasi mengenai informasi dugaan aktivitas masakan minyak yang disebut masih beroperasi di kawasan Jeramba Miring, Kecamatan Babat Supat.
(Tim/SWI Muba)







