
Aceh Singkil,MNJ. Dewan Pimpinan Pusat Barisan Intelektual Muda Tanah Rencong (DPP BEM-TR) mendesak Polda Aceh agar segera turun ke lokasi menertibkan jalan utama karena ada proyek yang mengganggu aktivitas lalu lintas umum di Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. Rabu, (26/8/2026).
“Kami mendesak Polda Aceh agar segera turun ke lokasi untuk menertibkan proyek yang diduga mengabaikan keamanan serta meresahkan pengendara yang melintas di jalan tersebut, sehingga membuat jalan jadi macet panjang tanpa pengaturan yang jelas.” Kata Muhammad Syariski ketua DPP BEM-TR
Pekerjaan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026, dengan nilai pagu sekitar Rp 6.350.000.000 tentang Peningkatan Ruas Jalan Batas Aceh Selatan – Kuala Baru – Singkil – Telaga Bakti yang berada di kawasan Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil.
Selain daripada itu, pembuatan talud kiri dan kanan pada pekerjaan jalan tersebut mendapat kritikan keras dari masyarakat setempat. Mereka menilai konstruksi talud terlalu tinggi, sehingga kondisinya membuat rumah masyarakat di sekitar lokasi jauh terlihat lebih rendah.
DPP BEM-TR sangat mendukung adanya perbaikan jalan di lokasi tersebut, mengingat hanya disitu satu-satunya akses menuju pusat ibu kota Kabupaten Aceh Singkil yang layak bertahun-tahun tidak diperbaiki.
Namun melihat banyaknya permasalahan yang ditimbulkan dengan kehadiran proyek tersebut, sehingga DPP BEM-TR berencana akan melakukan aksi unjuk rasa di halaman Mapolda Aceh apabila dalam waktu dekat ini tidak mendapatkan respon sejak berita ini ditayangkan.
“Polda Aceh jangan tinggal diam, kami menduga pekerjaan proyek tersebut ugal-ugalan. Sehingga kami berencana akan melakukan aksi unjuk rasa di halaman Mapolda Aceh dalam waktu dekat ini, apabila tidak adanya respon baik dari Polda Aceh terkait keresahan masyarakat pada proyek tersebut.” Tutup Muhammad Syariski
“Wartawan aceh. M.Yantoro



