Subulussalam Aceh. MNJ. Meski pemerintah Pusat menyatakan distribusi bahan bakar minyak (BBM) mulai berangsur normal, kondisi di lapangan masih menunjukkan persoalan yang belum sepenuhnya teratasi. Setelah hampir sepekan terjadi kelangkaan BBM di dua SPBU Kota Subulussalam Provinsi Aceh diantara. SPBU Kasman. Kecamatan Penanggalan. SPBU Oyon. Kecamatan Simpang kiri, Sejumlah Warga mengaku masih kesulitan mendapatkan pasokan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pantauan di lokasi memperlihatkan. Selasa.(21/7/26). Jam.2.40.WIB Siang Stok BBM Justru dilaporkan masih kosong sehingga pelayanan belum berjalan normal.setelah awak media melakukan pemantauan langsung di Salah Satu SPBU Oyon di Kota Subulussalam untuk memastikan distribusi BBM tetap ada. Dari Pantauan ternyata SPBU tersebut Kosong
Selain memantau distribusi BBM, awak melakukan audensi survei terhadap perkembangan harga bahan bakar Minyak BBM di eceran masih dalam keadaan harga pengecer masih normal perliter Rp 15 ribu
“Andi Salah Satu Warga Subulussalam Kecamatan Simpang kiri, Mengatakan Kepada Awak Media, Apa yang disampaikan dan dijanjikan oleh PT Pertamina BBM Normal. Padahal dengan kondisi lapangan
Kelangkaan BBM yang berlangsung hampir sepekan telah memicu antrean panjang di SPBU kota Subulussalam dan Berdampak pada Aktivitas masyarakat maupun distribusi barang. Hingga kini, masyarakat masih berharap pasokan BBM benar-benar Kembali Normal Sehingga Pelayanan di Seluruh SPBU dapat berjalan tanpa kendala.”Kata Andi Yang Sedang Menunggu Masuknya BBM Kelokasi.
“Wartawan Aceh. M.Yantoro



