Ribuan Warga Antre Berjam-jam di Dua SPBU Bener Meriah, Jalan Sempat Macet

Nasionaljurnalis.com Bener Meriah | 5 Maret 2026

Antrean panjang kendaraan terjadi di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Kamis (5/3/2026). Ribuan warga memadati SPBU di kawasan Pondok Baru dan Pante Raya untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Pantauan di lapangan, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular hingga kurang lebih 1.000 meter di sisi kanan dan kiri jalan.

Baca juga artikel beritanya  Kodim 0119/BM: Gelar Upacara Puncak Peringatan Hari Juang TNI AD Ke-78

Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat dan memicu kemacetan ringan.

Sejumlah warga mengaku harus menunggu berjam-jam untuk bisa mengisi BBM.

Lonjakan antrean ini diduga dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan kelangkaan bahan bakar pasca bencana yang terjadi di wilayah tersebut pada bulan lalu.

Bahkan, dalam satu keluarga ada yang mengerahkan hingga tiga kendaraan sekaligus, baik sepeda motor maupun mobil, untuk ikut mengantre demi memastikan ketersediaan BBM bagi kebutuhan mereka.

Baca juga artikel beritanya  Hujan Deras Jalan Induk Desa Alam Jaya Hampir Putus

Meski antrean terlihat sangat panjang, pihak pengelola SPBU menyatakan bahwa hingga saat ini tidak terjadi kelangkaan BBM. Stok bahan bakar disebut masih tersedia dan distribusi berjalan normal.

Namun, tingginya jumlah warga yang datang secara bersamaan membuat antrean kendaraan tidak terhindarkan.

Melihat kondisi tersebut, aparat dari kepolisian dan TNI turut turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta mengatur arus lalu lintas. Petugas berjaga baik di dalam area SPBU maupun di sepanjang jalan guna memastikan situasi tetap kondusif.

Baca juga artikel beritanya  Kapolsek Pintu Rime Gayo Jadi Pemateri MPLS di SMPN 4, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba

Hingga Kamis sore, antrean kendaraan masih terlihat di kedua SPBU tersebut. Masyarakat berharap distribusi BBM tetap berjalan lancar agar kepanikan warga dapat mereda dan kondisi lalu lintas kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *