Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Laksanakan Gotong Royong Bersama Warga di Desa Binaan

Takengon mnj.com

Dalam upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat, Babinsa Koramil 01/Lut Tawar melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga binaan di Desa Jongok Batin, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (17/04/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil 01/Lut Tawar, Koptu Julhendri, yang turut terjun bersama masyarakat membersihkan lingkungan desa serta memperbaiki fasilitas umum.

Baca juga artikel beritanya  Safari Subuh, Wakapolres Ucap Terima Kasih Tahapan Pilkada Aman Dan Sampaikan Pesan Kamtibmas 

Gotong royong ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI, khususnya Babinsa, dalam membantu kesulitan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat, sehingga terwujud kebersamaan dan kekompakan dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah binaan.

Koptu Julhendri mengatakan bahwa kegiatan gotong royong merupakan wujud nyata kebersamaan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

Baca juga artikel beritanya  Kodim 0106/Ateng Gelar Sosialisasi Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kita ingin menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap lingkungan. TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu dan menjadi solusi atas kesulitan warga,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Jongok Batin mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat.

Baca juga artikel beritanya  Tingkatkan Silaturahmi Melalui Maulid Nabi Muhammad SAW di Wilayah Aceh Tengah

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu aktif dan peduli dengan kondisi desa kami. Kehadiran beliau memberikan semangat bagi warga untuk terus menjaga kebersihan dan kekompakan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan sinergi antara TNI dan masyarakat di wilayah Aceh Tengah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *