Aceh Tengah Mnj.com
Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang dilaksanakan di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Minggu (14/6/2026), progres pekerjaan telah mencapai 47,67 persen.
Pembangunan jembatan yang berada di wilayah Kodim 0106/Aceh Tengah tersebut bertujuan membuka akses masyarakat pedalaman dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Jembatan sepanjang 110 meter dengan lebar 1,2 meter ini dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp424.428.000.
Jembatan Perintis Garuda akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Reje Payung sebanyak 335 jiwa atau 97 kepala keluarga (KK), serta masyarakat Desa Jamat sebanyak 410 jiwa atau 131 KK.
Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat yang selama ini terkendala oleh kondisi sungai yang memisahkan kedua wilayah.
Sejumlah tahapan pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan 100 persen, di antaranya pembersihan lokasi, penggalian pondasi dan abutmen, pengecoran lantai pondasi, perakitan besi pondasi, pemasangan mal atau perancah, hingga pengecoran abutmen pada kedua sisi jembatan.
Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan pylon dan sling utama. Pemasangan pylon kanan dan kiri pada titik A1 dan B1 telah mencapai 5 persen, sementara pemasangan sling utama mencapai 10 persen.
Pembangunan melibatkan personel Koramil 05/Linge sebanyak empat orang, Yon TP 854/Dharaka Karya sebanyak 25 personel, satu personel asistensi Zidam Iskandar Muda, serta enam personel staf Kodim 0106/Aceh Tengah.
Kegiatan hari ini difokuskan pada perakitan tiang pylon dan tapak tiang pylon di sisi tepi dekat, yang akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Meski cuaca pada pagi dan siang hari terpantau panas serta sore hari mendung, pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan lancar. Situasi keamanan di lokasi pembangunan juga dilaporkan aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.
Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf. Raden Herman Sasmita, mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil.
“Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat memperlancar mobilitas masyarakat, memudahkan akses transportasi dan distribusi hasil pertanian, serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi warga.
Dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, kami optimistis pembangunan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Reje Payung dan Desa Jamat,” ujar Letkol Inf. Raden Herman Sasmita.
Melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini, diharapkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Linge dan sekitarnya.













