Sorotan SD Negeri 1 Rantau Panjang Muba: Plafon Rusak dan Minim Perawatan, Pengawasan Diknas Kabupaten Muba Dipertanyakan
MUBA — Kondisi bangunan SD Negeri 1 Rantau Panjang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), menjadi sorotan. Sejumlah bagian plafon sekolah dilaporkan mengalami kerusakan dan terdapat plafon yang bolong sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kenyamanan serta keselamatan siswa dan guru.
Kondisi tersebut juga memunculkan pertanyaan dari sejumlah wali murid mengenai perhatian dan perawatan fasilitas sekolah selama ini. Di sisi lain, kondisi tersebut turut menimbulkan sorotan terhadap fungsi pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Muba terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah serta pengelolaan dana BOS.
Tim SWI Kabupaten Muba mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Muba dan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan serta klarifikasi secara objektif berdasarkan kondisi di lapangan dan dokumen pertanggungjawaban yang ada.
Pemeriksaan tersebut penting dilakukan bukan untuk menyimpulkan adanya penyimpangan, tetapi untuk memastikan pengelolaan dana BOS berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan.
Ketua SWI Kabupaten Muba, Heryawan, S.H., bersama tim, berharap persoalan ini menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
“Kalau fasilitas sekolah mengalami kerusakan dan tidak segera mendapatkan perhatian, tentu fungsi pembinaan dan pengawasan perlu dipertanyakan. Kami berharap Dinas Pendidikan dan Inspektorat turun langsung melakukan pengecekan dan memberikan penjelasan kepada masyarakat,” ujar Heryawan.
SWI Muba juga meminta pihak sekolah segera mengamankan bagian plafon yang rusak untuk mencegah potensi bahaya bagi siswa maupun tenaga pendidik.





