Aceh Tengah — Mnj.com Kasat Binmas Polres Aceh Tengah, AKP Saudin Situmorang, S.Pd., mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak guna mencegah keterlibatan dalam berbagai kegiatan negatif, khususnya aksi balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, AKP Saudin juga mengajak aparatur pemerintahan kampung dan masyarakat agar lebih mengedepankan penyelesaian 18 perkara sesuai Qanun Aceh melalui musyawarah dan mufakat di tingkat kampung. Menurutnya, penyelesaian secara kekeluargaan dapat menjaga keharmonisan antarwarga sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan AKP Saudin Situmorang mewakili Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., dalam kegiatan Safari Subuh “Rabu Berkah” yang berlangsung di Masjid Al-Muhajirin, Kampung Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 05.00 WIB tersebut diawali dengan Shalat Subuh berjamaah, dilanjutkan penyampaian pesan-pesan kamtibmas oleh Kasat Binmas, serta sambutan Bupati Aceh Tengah yang mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan generasi muda.
Ia juga mengimbau para jamaah dan orang tua agar membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan anak-anak mereka. Ia menekankan pentingnya mengajak anak untuk rajin melaksanakan shalat dan beribadah sebagai salah satu langkah efektif dalam mencegah perbuatan maksiat dan kenakalan remaja.
“Orang tua harus memiliki ketegasan sebagai pemimpin dalam keluarga agar anak-anak dapat tumbuh dengan pengawasan dan pembinaan yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Rahayu Subakat, M.A., dalam tausyiahnya menyampaikan pentingnya menuntut ilmu serta memahami tujuan hidup manusia. Ia mengupas kandungan Surah Al-Alaq ayat 1 sampai 5, yang merupakan wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW di Gua Hira.
Kegiatan Safari Subuh “Rabu Berkah” tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat, di antaranya Bupati Aceh Tengah, Kajari Aceh Tengah, Rektor IAIN Takengon, Ketua DMI Aceh Tengah, Ketua MPU Aceh Tengah, para Kepala SKPK, Kapolsek Kebayakan, serta personel Polres Aceh Tengah.
Mnj.com / Jauhari M Yunus CFLE













