Prof. Dr. Sutan Nasomal: Jalur Kereta Api Bogor–Puncak–Cianjur Jadi Solusi Kemacetan dan Penggerak Ekonomi

Jakarta mnj.com

Pakar Hukum Internasional, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., berharap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dapat merealisasikan pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Bogor, Puncak (Cisarua), Cipanas hingga Cianjur Selatan.

Menurutnya, pembangunan jalur tersebut akan menjadi solusi strategis untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Jawa Barat.

Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Prof. Sutan Nasomal menilai kemacetan yang telah berlangsung selama puluhan tahun di kawasan Puncak menjadi persoalan serius yang membutuhkan solusi jangka panjang.

“Keberadaan jalur kereta api sangat penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, memperkuat sektor pariwisata, serta mengurangi kemacetan lalu lintas yang sudah terjadi selama lebih dari 30 tahun di kawasan Puncak,” ujarnya.

Baca juga artikel beritanya  Prof Dr Sutan Nasomal Sarankan Presiden Prabowo Agar Dirikan Pabrik Aspal berbahan Plastik Limbah Karet Efektif Berdaya Guna!!!

Ia meyakini Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk membangun infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk mewujudkan jalur kereta api Bogor–Puncak–Cipanas–Cianjur yang terhubung dengan berbagai wilayah di Jawa Barat.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, pembangunan jalur tersebut akan mempermudah mobilitas masyarakat dari Jakarta menuju kawasan wisata Puncak hingga Cianjur Selatan.

Selain itu, konektivitas antardaerah juga diyakini akan mempercepat distribusi barang dan jasa sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga artikel beritanya  Muncul sebagai Figur Alternatif, Samsuri Siap Bertarung di Pilpres 2029

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa negara-negara maju seperti Jerman maupun Jepang berpotensi tertarik untuk berinvestasi dalam pembangunan jalur kereta api tersebut apabila pemerintah membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan.

Saat ini, perjalanan dari Bogor menuju Cipanas maupun Cianjur pada musim liburan dapat memakan waktu hingga tujuh jam akibat kemacetan panjang.

Kondisi tersebut dinilai tidak efisien dan dapat mengurangi minat masyarakat untuk berwisata di kawasan tersebut.

“Padahal Jawa Barat memiliki potensi wisata alam yang luar biasa. Yang dibutuhkan adalah dukungan infrastruktur transportasi yang memadai agar masyarakat lebih nyaman berkunjung,” katanya.

Baca juga artikel beritanya  Perkuat Sinergi, Kemenimipas–Polri Teken Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama

Prof. Sutan Nasomal menambahkan, negara-negara Eropa telah lama memanfaatkan jaringan kereta api sebagai sarana transportasi yang efisien sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, Indonesia dapat mengambil contoh keberhasilan tersebut dengan memperluas jaringan kereta api menuju kawasan-kawasan wisata dan sentra ekonomi.

Ia berharap pemerintah terus mempercepat pembangunan jalur transportasi menuju wilayah pegunungan maupun pesisir agar pembangunan lebih merata, menarik investasi, membuka lapangan pekerjaan baru, serta meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *