BENER MERIAH MNJ.COM
Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah, Ari Samanto, A.Md.IP., S.H., M.Si., bersama Kasubsi Pengelolaan melaksanakan koordinasi dengan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, S.STP., M.AP., Kamis (17/9/2026).
Koordinasi tersebut merupakan langkah awal dalam memperkuat kesiapsiagaan serta kemampuan petugas Rutan Kelas IIB Bener Meriah dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan Rutan.
Dalam pertemuan itu, dibahas rencana pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi petugas Rutan Kelas IIB Bener Meriah.
Pelatihan nantinya akan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada petugas mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
Materi kesiapsiagaan tersebut mencakup prosedur evakuasi, penanganan awal dalam kondisi darurat, hingga mekanisme koordinasi dengan instansi terkait apabila terjadi bencana.
Kepala Rutan Kelas IIB Bener Meriah, Ari Samanto, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan bagian penting dalam mendukung keamanan dan keselamatan seluruh warga binaan maupun petugas di lingkungan Rutan.
“Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan, kami berharap petugas memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sehingga dapat mengambil tindakan secara cepat dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi dengan BPBD Kabupaten Bener Meriah diperlukan untuk membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih baik, terutama dalam menghadapi potensi bencana alam maupun nonalam.
Melalui koordinasi tersebut, Rutan Kelas IIB Bener Meriah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan petugas serta memperkuat kerja sama lintas instansi dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Dengan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan tercipta lingkungan Rutan yang aman, tanggap, dan responsif terhadap berbagai potensi bencana.













