*DPW GAMIES Aceh Dorong UMKM Naik Kelas, Adhifatra Agussalim: “Ekonomi Rakyat Harus Jadi Prioritas Utama”*

Banda Aceh, Mnj.com 16 Mei 2026 — Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (DPW GAMIES) Provinsi Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama penguatan ekonomi masyarakat di Aceh.

Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh, Adhifatra Agussalim, menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Menurutnya, perkembangan UMKM di Aceh harus didukung secara nyata melalui pendampingan usaha, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi pemasaran, hingga akses permodalan yang mudah dan berbasis ekonomi syariah.

Baca juga artikel beritanya  DPRA Dinilai Abai, Aspirasi Reforma Agraria Sejati Belum Didengar

“Ekonomi rakyat harus menjadi prioritas utama. UMKM adalah tulang punggung perekonomian masyarakat. Jika UMKM kuat, maka ekonomi daerah juga akan tumbuh dan masyarakat akan semakin sejahtera,” ujar Adhifatra Agussalim dalam keterangannya di Banda Aceh, Sabtu (16/5/2026).

DPW GAMIES Aceh, lanjutnya, juga siap menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku UMKM, generasi muda kreatif, komunitas usaha, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan ekonomi masyarakat Aceh.

Baca juga artikel beritanya  Polda Aceh Gelar Apel Pasukan Operasi Po Meurah Seulawah 2024 untuk Amankan PON Aceh-Sumut.

Dalam waktu dekat, DPW GAMIES Aceh berencana melaksanakan berbagai program strategis seperti pelatihan kewirausahaan, penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, pengembangan produk halal, serta pendampingan pemasaran digital bagi pelaku UMKM di berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Selain itu, GAMIES Aceh juga mendorong lahirnya ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkeadilan, sehingga masyarakat kecil dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi.

Baca juga artikel beritanya  Peringati Hari Pengungsi Sedunia 2025, SWI Aceh: Saatnya Bangun Solidaritas Nyata untuk Pengungsi

Adhifatra Agussalim berharap seluruh elemen masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dapat bersinergi dalam membangun ekonomi Aceh yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

“Sudah saatnya kita membangun Aceh melalui kekuatan ekonomi rakyat. Kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan masa depan ekonomi Aceh yang lebih baik,” tutupnya.

Mnj.com / Jauhari M Yunus CFLE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *