Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Capai 36,78 Persen, Kodim 0106/Aceh Tengah Pastikan Pekerjaan Terus Berlanjut

Aceh Tengah  mnj.com

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, hingga Minggu (24/5/2026) pukul 16.00 WIB tercatat baru mencapai progres 36,78 persen. Meski demikian, proses pembangunan terus berjalan dengan melibatkan personel gabungan TNI dan masyarakat setempat.

Jembatan yang dibangun di Desa Reje Payung tersebut memiliki panjang 110 meter dengan lebar 1,2 meter dan dirancang mampu menahan beban hingga 1 ton. Infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi akses penghubung bagi masyarakat di wilayah terpencil Kecamatan Linge.

Pembangunan yang dimulai sejak 6 April 2026 dengan anggaran sebesar Rp424.428.000 itu menghadapi sejumlah tantangan teknis, terutama kondisi geografis dan aliran sungai dengan lebar sekitar 90 meter serta potensi kenaikan debit air hingga 2 meter saat musim hujan.

Baca juga artikel beritanya  Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Dampingi Penyerapan Gabah Oleh Bulog Dari Petani

Saat ini sejumlah pekerjaan dasar seperti pondasi dan abutmen telah selesai 100 persen. Sementara pekerjaan lanjutan masih difokuskan pada pemasangan pylon, sling utama, pengencangan tali sling bawah, hingga pelasteran sumbu jembatan.

Rencana pekerjaan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pengelasan tiang pylon guna memperkuat struktur utama jembatan.

Sebanyak 335 jiwa dari 97 Kepala Keluarga di Desa Reje Payung serta 410 jiwa dari 131 Kepala Keluarga di Desa Jamat nantinya akan merasakan langsung manfaat keberadaan jembatan tersebut, terutama dalam memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Baca juga artikel beritanya  Fasilitas MCK Ketiga di Arul Gele Rampung 100 Persen, Bukti Nyata Kerja Satgas TMMD ke-126

Pengerjaan proyek ini melibatkan personel dari Koramil 05/Linge, Yon TP 854/DK, dukungan Zidam IM, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Meski cuaca sempat berubah mendung pada sore hari, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan tetap aman dan pekerjaan berlangsung normal.

Perwakilan Dandim 0106/Aceh Tengah, Lettu Mukhlis, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan jembatan sesuai target yang telah ditetapkan.

Baca juga artikel beritanya  Penuh Haru dan Keceriaan, TK Kemala Bhayangkari 09 Aceh Tengah Lepas Generasi Bhayangkara Cilik Tahun Ajaran 2025/2026

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu membuka akses masyarakat di wilayah terpencil. Kami terus berupaya agar pengerjaan berjalan maksimal sehingga jembatan ini nantinya dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Lettu Mukhlis kepada media.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan di lapangan.

“Harapan kami, keberadaan jembatan ini nantinya bukan hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian dan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Linge,” tambahnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *