Polres Aceh Tengah Gencarkan Edukasi di Sekolah, Bentengi Pelajar dari Judi Online, Bullying, dan Narkoba

 

Mnj.com , ACEH TENGAH – Polres Aceh Tengah terus mengintensifkan upaya pencegahan kenakalan remaja melalui edukasi di lingkungan sekolah. Memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, jajaran Polres Aceh Tengah menggelar penyuluhan kepada para pelajar tentang bahaya judi online, bullying, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya membangun karakter positif.

Di SMA Negeri 1 Takengon, Kamis (16/7/2026), Satbinmas Polres Aceh Tengah melalui program Saweu Sikula memberikan pembinaan kepada ratusan siswa baru. Kegiatan yang dipimpin Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas Aipda Razali mewakili Kasat Binmas AKP Saudin Situmorang, S.Pd., mengajak para pelajar menjauhi praktik judi online, penyalahgunaan narkoba, dan tindakan perundungan, serta menggunakan media digital secara bijak demi meraih prestasi dan cita-cita.

Baca juga artikel beritanya  Wujud Kepedulian Babinsa Melaksanakan Komsos Bersama Masyarakat Desa Wih Nareh

Sehari sebelumnya, Rabu (15/7/2026), Polsek Bintang juga melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba kepada siswa SMAN 7 Takengon di Kampung Gele Pulo, Kecamatan Bintang. Dalam kegiatan tersebut, para siswa dibekali pemahaman mengenai jenis-jenis narkotika, dampak buruk terhadap kesehatan dan masa depan, hingga ancaman pidana bagi penyalahguna maupun pengedar narkoba.

Penyuluhan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias para pelajar. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa untuk menjadi benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja di lingkungan sekolah.

Baca juga artikel beritanya  Babinsa, Karya Bakti Gotong Royong Buat Rumah Di Desa Kala Pegasing

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Rasimin mengatakan, edukasi sejak dini merupakan langkah strategis untuk membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat, taat hukum, serta mampu menolak berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membekali para pelajar dengan pemahaman dan kesadaran agar berani mengatakan tidak terhadap judi online, bullying, narkoba, maupun bentuk kenakalan remaja lainnya. Mereka diharapkan menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan berprestasi,” ujar AKP Rasimin.

Baca juga artikel beritanya  Ramadhan Berkah, Kapolres Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Tengah Dan Mahasiswa Berbagi Takjil 

Program edukasi di sekolah ini merupakan bagian dari komitmen Polres Aceh Tengah dalam mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, sekaligus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan tanpa terjerumus pada perilaku yang melanggar hukum.

Mnj.com / Jauhari M Yunus CFLE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *