ACEH SINGKIL Mnj.com
Profesor Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., Penanggung Jawab Timpas 1 sekaligus tokoh lintas partai, menyatakan keyakinannya bahwa Partai Golkar di Kabupaten Aceh Singkil akan semakin berkembang apabila dipimpin oleh Safriadi Oyon, SH.
Menurut Sutan Nasomal, Safriadi Oyon merupakan salah satu tokoh akar rumput Partai Golkar yang memiliki pola pikir dan visi yang dinilai sejalan dengan harapan masyarakat Aceh Singkil.
“Saya meyakini dan mendukung penuh Safriadi Oyon.
Beliau memiliki pola pikir yang sangat serasi dengan harapan masyarakat, khususnya dalam membangun Aceh Singkil agar semakin berkembang dan mengalami perubahan di masa mendatang melalui perahu politik Partai Golkar,” ujar Profesor Sutan Nasomal, saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan online melalui sambungan telepon dari kantornya di kawasan Cijantung, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Ia menilai, berbagai langkah dan upaya Safriadi Oyon dalam membangun komunikasi dengan masyarakat serta memperkuat Partai Golkar patut mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Sutan Nasomal menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Aceh Singkil.
Suhu politik internal partai disebut mulai menghangat seiring munculnya sejumlah kandidat yang berkeinginan memimpin Partai Golkar Aceh Singkil.
Sutan Nasomal berharap proses Musda dapat berlangsung secara demokratis, kondusif, serta mengedepankan kepentingan organisasi dan masyarakat Aceh Singkil.
Sebagai tokoh lintas partai, Sutan Nasomal juga mengajak seluruh kader dan elemen Partai Golkar untuk menjaga persatuan serta memberikan ruang kepada figur yang dinilai mampu membawa organisasi semakin kuat dan dekat dengan masyarakat.
“Partai politik harus hadir untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Karena itu, siapa pun yang nantinya mendapat amanah harus mampu membawa Partai Golkar semakin dekat dengan rakyat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh Singkil,” katanya.
Profesor Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., dikenal sebagai pakar hukum internasional dan ekonom.

Ia juga menjabat Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal, Rektor Universitas STIA-STIH Pronass, serta pendiri dan pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus.













